Sejumlah bocah asal Sulawesi Tengah yang tergabung dalam Pushbike Sulteng ini, bakal mengikuti AFA Championship Internasional serta KBPY Championship, di Yogyakarta.
Pushbike sendiri adalah olahraga bersepeda yang menggunakan sepeda tanpa pedal, dan digerakan dengan cari berlari.
Sudah sejak empat tahun lalu, olahraga ini mulai populer di Sulawesi Tengah, khususnya di Kota Palu.
Ketua Pushbike Sulteng, Wawan Kurniawan menyampaikan, dalam dua kejuaraan tingkat internasional yang digelar di Yogyakarta, pihaknya mengirimkan 17 anak yang ikut dalam kejuaraan tersebut. Mereka yang ikut terbagi dalam 6 kategori tahun kelahiran.
“Jadi yang ikut, ada dari kelahiran tahun 2022 hingga tahun 2017, total ada 17 orang anak, yang merupakan anggota dari komunitas kami yang ikut ambil bagian,” sebut Wawan, Selasa (5/8/2025) sebelum keberangkatan.
Adapun nama-nama kontingen Pushbike Sulteng yang ikut serta, masing-masing, Soviya (Girls 2022), Aleyyah (Girls 2021), Arrazka (Boys 2021), Nafi (Boys 2021), Qianzi (Boys 2021), Abyan (Boys 2020), Adeorta (Boys 2020), Arkana IB (Boys 2020), Dinara (Girls 202), Al Qarni (Boys 2019), Alfarizqy (Boys 2019), Alif Bedolo (Boys 2019), Fayyaz (Boys 2019), Ghania H (Girls 2018), Rasya (Boys 2018), Muh Asril (Boys 2018) serta Azka JR (Boys 2018).
Anak-anak asal Sulteng yang ikut ini, sebut Wawan, hampir setiap hari latihan bersama hampir dua bulan terakhir, untuk mempersiapkan diri untuk mengikuti kejuaraan bertaraf internasional ini. Tidak hanya itu, sejumlah kejuaraan tingkat Sulawesi Tengah pun sudah beberapa kali dilakukan, untuk memperkuat mental kompetisi para riders cilik ini.
“Mereka yang kami ikutkan ke Yogyakaryta ini, adalah juara-juara di beberapa kompetisi yang kita buat di Kota Palu, sehingga kami berharap mental mereka juga sudah terasah mengikuti kompetisi yang lebih tinggi ini,” sebut Wawan.
Lebih jauh disampaikan Wawan, bahwa KBPY Championship digelar pada tanggal 9 Agustus 2025 sedangkan untuk AFA Championship Internasional digelar keesokan harinya pada 10 Agustus 2025, lokasinya juga di Yogyakarta. AFA Championship Internasional sendiri, selain diikuti riders cilik dari Indonesia, juga diikuti oleh beberapa riders dari Malaysia, Thailand dan Singapore.
“Untuk itu, kami mohon doa warga Sulteng, agar anak-anak kita ini bisa menjadi atlet profesional dalam olahraga balap sepeda ke depan, benar-benar bisa berprestasi dan membawa harum nama Sulteng, tidak hanya di tingkat nasional namun juga internasional,” tutup Wawan.
Dia juga mengucapkan terimakasih atas dukungan sejumlah sponsor dalam keberangkatan ini juga dukungan para orang tua yang anak-anaknya ikut serta dalam kejuaraan KBPY Championship maupun AFA Championship. Dia juga optimis Tim Pushbike Sulteng bisa mengukir prestasi dalam ajang ini. (agg)
Editor : Agung Sumandjaya