RADAR PALU — Sulawesi Tengah dipercaya menjadi tuan rumah Tanwir Muhammadiyah 2026 yang dirangkaikan dengan Milad ke-114 Muhammadiyah.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Kota Palu pada 19-21 November 2026, dengan lokasi utama di kompleks Universitas Muhammadiyah Palu (Unismuh Palu).
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulawesi Tengah, H. Muh. Amin Parakkasi, S.Ag., M.H.I., mengatakan penetapan Sulteng sebagai tuan rumah telah melalui proses yang cukup panjang.
Baca Juga: SMK Muhammadiyah 1 Palu Gandeng Honda, Lulusan TSM Disiapkan Langsung Masuk Dunia Kerja
Menurutnya, PW Muhammadiyah Sulteng sebelumnya mengajukan diri sebagai tuan rumah dengan mendapat dukungan dari sejumlah amal usaha Muhammadiyah, termasuk perguruan tinggi Muhammadiyah di Sulawesi Tengah.
“Tahapan demi tahapan sudah dilalui. Cukup panjang prosesnya sebenarnya. Yang pertama kami melamar dari beberapa wilayah yang melamar menjadi tuan rumah. Setelah itu, Pimpinan Pusat melakukan survei beberapa kali kunjungan hingga akhirnya ditetapkan Sulawesi Tengah menjadi tuan rumah Tanwir tahun 2026, sekaligus Milad ke-114 Muhammadiyah,” ujar Amin.
Baca Juga: Lazismu Sulteng Salurkan Amanah Kurban BPKH ke LKSA Muhammadiyah Palu
Ia menjelaskan, lokasi pelaksanaan juga telah ditetapkan secara khusus dalam keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yakni di kompleks Unismuh Palu.
“Dalam SK tersebut secara khusus dicantumkan tempatnya, yaitu di kompleks Universitas Muhammadiyah Palu. Jadi pimpinan wilayah tidak lagi mencari-cari tempatnya,” katanya.
Amin menambahkan, Tanwir Muhammadiyah 2026 memiliki agenda strategis karena akan menjadi momentum penyusunan program jangka panjang Muhammadiyah untuk 25 tahun mendatang.
“Tanwir kali ini menjadi saksi sejarah karena di Tanwir ini Pimpinan Pusat akan merancang program 25 tahun yang akan datang. Sejak tahun 2000 itu ada program 25 tahun dan sebenarnya sudah berakhir pada 2025, tetapi karena ada masalah Covid, nanti akan dirancang kembali,” jelasnya.
Selain agenda organisasi, rangkaian Milad ke-114 Muhammadiyah juga akan diisi dengan kegiatan penanaman 114 pohon kelor di kawasan Unismuh Palu.
Sementara itu, Rektor Unismuh Palu sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Prof. Dr. H. Rajindra, S.E., M.M., mengatakan persiapan lokasi pelaksanaan saat ini telah mencapai sekitar 98 persen.
“Tempat ini saya perkirakan sudah siap, kira-kira 98 persen sudah siap ditempati, khususnya di kompleks Unismuh Palu. Arena utama untuk pelaksanaan Tanwir juga sudah kami persiapkan,” ujar Rajindra.
Baca Juga: Tanwir Muhammadiyah 2026 Digelar di Palu, PWM Sulteng Siapkan Sejumlah Agenda
Menurutnya, pelaksanaan Tanwir Muhammadiyah diperkirakan memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di Kota Palu. Sebab, ribuan peserta dan penggembira dari berbagai daerah diperkirakan akan datang ke Palu.
“Diperkirakan yang hadir, baik peserta penuh maupun penggembira, minimal sekitar 5.000 sampai 10.000 orang. Mereka datang dari enam provinsi di Sulawesi, ditambah provinsi lain yang aksesnya bisa ke sini, seperti Kalimantan dan Jawa Timur,” katanya.
Rajindra menyebut panitia telah melakukan koordinasi dengan sejumlah hotel, penyedia transportasi, serta menyiapkan ruang bagi pelaku UMKM untuk mendukung kebutuhan selama pelaksanaan kegiatan.
“Dampak pelaksanaan Tanwir ini terhadap pelaku ekonomi di Palu cukup besar. Kami sudah berkoordinasi dengan beberapa hotel, kemudian UMKM, bus dan sebagainya. Semua itu berdampak terhadap ekonomi lokal,” ujarnya.
Ia menambahkan, sejumlah pejabat dari tingkat pusat juga direncanakan hadir dalam kegiatan tersebut. Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga telah mengagendakan kehadiran Presiden, meski pelaksanaannya tetap menyesuaikan agenda resmi.
“Pimpinan Pusat menjadwalkan dan mengagendakan untuk mendatangkan Bapak Presiden. Kita masih menunggu karena Pimpinan Pusat yang memiliki agenda tersebut,” pungkasnya. (win)
Editor : Wahono.