Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Aktivitas Tak Biasa di Kediaman Febrie Adriansyah Berbarengan Penggeledahan Kasus Korupsi

Muhammad Awaludin • Kamis, 9 Juli 2026 | 07:17 WIB
Suasana di sekitar kediaman JAM Pidsus Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru menjadi perhatian publik saat penggeledahan di 12 lokasi tengah berlangsung Rabu malam (8/7). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
Suasana di sekitar kediaman JAM Pidsus Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru menjadi perhatian publik saat penggeledahan di 12 lokasi tengah berlangsung Rabu malam (8/7). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)

 

RADAR PALU – Suasana di sekitar rumah Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, mendadak menjadi perhatian pada Rabu (8/7) malam. Aktivitas petugas yang terlihat sejak petang hingga menjelang tengah malam memicu sorotan, terlebih di saat bersamaan aparat kepolisian tengah melakukan penggeledahan di belasan lokasi.

Melansir laporan JawaPos.com, hingga sekitar pukul 23.27 WIB belum ada penjelasan resmi mengenai ramainya aktivitas di kediaman Febrie yang berada di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sejumlah petugas tampak berjaga di dalam maupun di luar area rumah.

Pengamanan Terlihat Hingga Larut Malam

Baca Juga: Kemenkum Sulteng Dorong Kolaborasi Global Lewat Buya Subi Festival

Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa personel mengenakan seragam dinas, sementara lainnya berpakaian sipil. Sejumlah prajurit TNI dengan pakaian dinas lapangan (PDL) dan baret juga terlihat berada di sekitar kawasan tersebut.

Keberadaan aparat dalam jumlah cukup banyak menarik perhatian karena berlangsung bersamaan dengan operasi penggeledahan yang dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya bersama Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri.

Meski demikian, belum ada keterangan yang mengaitkan langsung aktivitas di rumah Febrie dengan rangkaian penggeledahan tersebut.

Baca Juga: Pemkab Morut Dukung Hilirisasi Sawit untuk Kesejahteraan Rakyat

Polisi Geledah 12 Lokasi

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Victor Dean Mackbon menjelaskan penggeledahan dilakukan berdasarkan dua laporan polisi yang sedang dalam tahap penyidikan.

Menurut Victor, langkah tersebut diambil untuk mengumpulkan alat bukti agar perkara dapat diungkap secara menyeluruh.

Kasus pertama berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam proses penanganan perkara PT Asabri dan Asuransi Jiwasraya. Dugaan peristiwa itu disebut terjadi dalam rentang waktu 2020 hingga 2025.

Sementara perkara kedua menyangkut dugaan korupsi maupun TPPU dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI yang merupakan anak perusahaan Krakatau Steel. Perkara tersebut juga disebut terjadi pada periode yang sama.

Identitas Pejabat Belum Diungkap

Penyidik menyebut perkara tersebut melibatkan dugaan peran penyelenggara negara. Namun hingga kini identitas pihak yang dimaksud belum diumumkan kepada publik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya menegaskan informasi lebih rinci akan disampaikan setelah seluruh rangkaian penggeledahan selesai dilakukan.

Menurutnya, proses hukum masih berjalan sehingga penyidik belum dapat membuka identitas pihak-pihak yang tengah didalami. Ia juga menegaskan seluruh warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum.

Penggeledahan di sejumlah lokasi tersebut merupakan bagian dari proses penyidikan yang masih berlangsung. Aparat masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan untuk memperjelas konstruksi perkara sebelum menyampaikan perkembangan lebih lanjut kepada publik.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Penggeledahan #kejagung #Febrie Adriansyah #polda metro jaya #korupsi