Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

BGN Bantah Isu Dana MBG Terhenti, Layanan Makan Bergizi Gratis Dipastikan Tetap Berjalan

Muhammad Awaludin • Jumat, 5 Juni 2026 | 21:03 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan dan membantah informasi mengenai penghentian dana maupun operasional dapur MBG. Foto: Dok. BGN.(Dok.Biro hukum &Humas BGN)
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan dan membantah informasi mengenai penghentian dana maupun operasional dapur MBG. Foto: Dok. BGN.(Dok.Biro hukum &Humas BGN)

 

RADAR PALU - Penyebaran informasi yang tidak terverifikasi kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar yang menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terancam berhenti akibat kendala pendanaan. Kabar tersebut langsung mendapat respons dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang menegaskan bahwa layanan program tetap berjalan seperti biasa. 

Penegasan ini penting karena program MBG saat ini menjadi salah satu program strategis pemerintah yang menyasar pelajar dan kelompok penerima manfaat di berbagai daerah. Informasi yang keliru dikhawatirkan dapat menimbulkan keresahan, baik di kalangan masyarakat maupun mitra pelaksana di lapangan. 

Kepala BGN, Nanik S. Deyang, memastikan hingga saat ini tidak ada kebijakan ataupun instruksi resmi yang memerintahkan penghentian operasional dapur MBG di seluruh Indonesia. 

Baca Juga: Inspektorat Periksa Dugaan Skandal Pejabat Pemprov, Keluarga Korban Tuntut Sanksi Tegas

Menurutnya, informasi yang beredar terkait penghentian penyaluran dana maupun penghentian layanan tidak berasal dari BGN. Karena itu, informasi tersebut tidak dapat dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan oleh pengelola program di daerah. 

“Tidak ada kebijakan maupun instruksi resmi dari BGN terkait penghentian operasional,” tegas Nanik dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (4/6). 

Pernyataan tersebut sekaligus membantah kabar yang menyebut sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berpotensi menghentikan layanan apabila dana yang tersedia dianggap tidak mencukupi. 

Baca Juga: BRI Poso Gelar Pengajian dan Ibadah Rutin Lintas Agama, Perkuat Spiritualitas dan Toleransi di Bumi Sintuwu Maroso

BGN mengakui bahwa dalam pelaksanaan program berskala nasional, proses administrasi dan pencairan anggaran dapat mengalami dinamika. Namun kondisi tersebut disebut tidak memengaruhi komitmen pemerintah untuk terus menjalankan Program MBG. 

Justru saat ini, pemerintah tengah mendorong perluasan jangkauan program agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat. Oleh karena itu, BGN menilai informasi yang tidak akurat berpotensi menghambat koordinasi dan menimbulkan kesalahpahaman di lapangan. 

Melansir keterangan resmi BGN, seluruh mekanisme pelayanan masih berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan dan distribusi makanan kepada penerima manfaat tetap berlangsung. 

BGN juga mengingatkan seluruh pihak, mulai dari yayasan, pengelola SPPG, pemasok bahan pangan, hingga masyarakat umum agar tidak mudah mempercayai informasi yang sumbernya tidak jelas. 

Apabila terdapat kendala operasional maupun persoalan teknis di lapangan, BGN meminta seluruh mitra untuk melakukan koordinasi melalui jalur resmi yang telah tersedia. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya keputusan yang didasarkan pada informasi yang belum terverifikasi. 

Nanik menegaskan bahwa komunikasi dan koordinasi antara BGN, mitra pelaksana, serta berbagai pemangku kepentingan terus dilakukan guna memastikan program berjalan lancar, aman, dan sesuai standar layanan. 

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kemendagri Dorong Pemda Sulawesi Perluas Perlindungan Pekerja

Di tengah maraknya disinformasi, BGN menegaskan fokus utama lembaga saat ini adalah menjaga keberlangsungan layanan dan memastikan seluruh penerima manfaat tetap memperoleh haknya. 

Program MBG sendiri menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok sasaran yang membutuhkan dukungan pemenuhan nutrisi. Karena itu, BGN mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama melawan penyebaran informasi yang tidak benar agar tidak memicu keresahan publik. 

Dengan klarifikasi tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh informasi yang lebih akurat dan tidak terpengaruh oleh kabar yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Hingga saat ini, Program Makan Bergizi Gratis dipastikan tetap berjalan dan terus melayani penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.*** 

Editor : Muhammad Awaludin
#Hoaks MBG #badan gizi nasional #Makan Bergizi Gratis #Program MBG #BGN