Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Setelah Dicari KPK, Silmy Karim Keluar dari Pemeriksaan Mengenakan Rompi Tahanan

Muhammad Awaludin • Kamis, 4 Juni 2026 | 11:41 WIB
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, terlihat mengenakan rompi tahanan saat keluar dari ruang pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (4/6/2026). FOTO: Jawa Pos  
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, terlihat mengenakan rompi tahanan saat keluar dari ruang pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (4/6/2026). FOTO: Jawa Pos  

 

RADAR PALU – Perkembangan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi memasuki babak baru. Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim terlihat keluar dari ruang pemeriksaan Gedung Merah Putih KPK dengan mengenakan rompi tahanan pada Kamis (4/6/2026). 

Kemunculan mantan Direktur Jenderal Imigrasi tersebut langsung menyita perhatian. Ia terlihat meninggalkan ruang pemeriksaan di lantai dua sekitar pukul 08.38 WIB sambil membawa sejumlah dokumen di tangannya. 

Momen itu terjadi setelah KPK sebelumnya mengaku masih berupaya mencari keberadaan Silmy Karim untuk kepentingan penyelidikan kasus yang berawal dari OTT terhadap Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Ronald Arman Abdullah. 

Baca Juga: Wanita Kelahiran Palu Jadi Pimpinan Bank di Singapura, Pesan Laurina: Pendidikan Adalah Kunci Masa Depan

Sehari sebelum pemeriksaan, KPK mengungkapkan bahwa tim penyidik masih berupaya memastikan keberadaan Silmy Karim. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat itu menyebut pihaknya memperoleh informasi bahwa Silmy berada di wilayah Jakarta dan sekitarnya. 

KPK juga meminta Silmy bersikap kooperatif dan membantu proses hukum yang sedang berjalan. Permintaan tersebut menjadi perhatian publik mengingat posisi Silmy sebagai pejabat tinggi di kementerian yang menaungi Direktorat Jenderal Imigrasi. 

Tak lama setelah imbauan itu disampaikan, Silmy akhirnya mendatangi Gedung Merah Putih KPK pada Rabu (3/6) malam sekitar pukul 22.35 WIB. 

Baca Juga: Skandal Cinta Terlarang Oknum Pejabat Pemprov Sulteng, ASN Perempuan Mengaku Mendapat Kekerasan dan Intimidasi

Saat tiba di kantor lembaga antirasuah tersebut, Silmy memilih tidak memberikan pernyataan kepada wartawan. Ia masuk ke dalam gedung didampingi sejumlah ajudan untuk menjalani pemeriksaan. 

OTT Imigrasi Seret Banyak Pihak 

Kasus yang sedang ditangani KPK ini berawal dari operasi tangkap tangan yang digelar pada 2 hingga 3 Juni 2026. Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan total 17 orang dari berbagai daerah. 

Dari jumlah tersebut, delapan orang merupakan penyelenggara negara dan aparatur sipil negara, sedangkan sembilan lainnya berasal dari pihak swasta. 

Melansir laporan JawaPos.co, sebagian pihak yang diamankan berasal dari luar Jakarta. Dua orang dari kalangan swasta diamankan di Bali, sementara seorang pejabat penyelenggara negara ditangkap di wilayah Jawa Barat. Selebihnya diamankan di Jakarta dan sekitarnya. 

Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK turut menyita berbagai barang yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang diusut. Barang bukti tersebut meliputi tujuh unit mobil, 15 sepeda motor, 11 sepeda, sejumlah valuta asing, serta logam mulia berupa emas. 

Status Hukum Masih Ditentukan 

Hingga kini KPK masih melakukan gelar perkara untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. Proses ini menjadi tahapan penting sebelum lembaga antirasuah mengumumkan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. 

Kasus ini mendapat perhatian luas karena menyentuh institusi strategis yang berkaitan langsung dengan pelayanan keimigrasian. Publik kini menunggu hasil pengembangan penyidikan KPK, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam perkara yang sedang diusut. 

Sejauh ini, KPK belum mengumumkan secara resmi siapa saja yang akan menyandang status tersangka dalam operasi tangkap tangan tersebut. Namun rangkaian pemeriksaan yang berlangsung sejak Rabu malam hingga Kamis pagi menunjukkan bahwa penyidikan terus bergerak untuk mengungkap konstruksi perkara secara menyeluruh.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Silmy Karim #OTT Imigrasi #Kepala Imigrasi Jakarta Barat #kasus korupsi Imigrasi #kpk