Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Anies Baswedan: Ekonomi Indonesia Tidak Baik-Baik Saja

Muhammad Awaludin • Rabu, 20 Mei 2026 | 09:59 WIB
Tokoh Nasional Anies Baswedan didapuk sebagai anggota pertama sekaligus Anggota Kehormatan ormas Gerakan Rakyat, Rabu (17/12).
Tokoh Nasional Anies Baswedan didapuk sebagai anggota pertama sekaligus Anggota Kehormatan ormas Gerakan Rakyat, Rabu (17/12).

 

RADAR PALU - Tokoh Nasional, Anies Baswedan, menilai kondisi ekonomi Indonesia saat ini tidak baik-baik saja. Anies menyoroti pelemahan rupiah, kenaikan harga kebutuhan, hingga melemahnya daya beli masyarakat. 

Pernyataan itu disampaikan Anies dalam pandangannya terkait kondisi ekonomi nasional yang tengah menghadapi berbagai tekanan. Ia menyebut situasi saat ini berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. 

“Rupiah jatuh ke titik terendah sepanjang sejarah. Harga-harga naik, kesempatan kerja menyempit, daya beli rumah tangga melemah, tabungan tergerus,” kata Anies, dalam video Instagram resminya @aniesbaswedan, Rabu (20/5/2026). 

Baca Juga: Rupiah 19 Mei 2026 Melemah ke Rp17.716 per Dolar AS

Selain persoalan domestik, Anies juga menyinggung kondisi global yang dinilai dapat memperberat tekanan ekonomi. Ia menyebut konflik di Timur Tengah dan ancaman El Nino sebagai tantangan tambahan yang perlu diantisipasi. 

Anies Soroti Kondisi Ekonomi dan Rupiah 

Dalam pernyataannya, Anies mengatakan publik dan pasar membutuhkan kepastian dari pemerintah. Menurut dia, kepastian hanya bisa hadir melalui transparansi data dan arah kebijakan yang jelas. 

Anies menilai kebijakan yang berubah-ubah dapat memicu kebingungan di masyarakat dan pelaku usaha. Ia juga menyoroti sikap pejabat yang dinilai kurang serius menanggapi situasi ekonomi. 

Baca Juga: Rupiah Melemah ke Rp17.671, Ekonom Soroti Risiko Global

“Pasar bingung, publik bingung, investor menahan diri bahkan sebagian kabur,” ujarnya. 

Anies turut mengkritik pengelolaan anggaran pemerintah di tengah tekanan ekonomi. Ia menilai masyarakat diminta berhemat, sementara pemerintah dianggap masih menjalankan program yang bukan prioritas. 

Anies Minta Pemerintah Transparan 

Anies meminta pemerintah menyampaikan kondisi ekonomi secara terbuka kepada publik. Ia juga meminta arah kebijakan disampaikan secara konsisten agar dapat menjaga kepercayaan masyarakat dan pasar. 

“Buka data apa adanya. Sampaikan masalah dengan jujur. Berikan arah kebijakan yang jelas dan konsisten,” kata Anies. 

Ia menilai situasi ekonomi saat ini harus ditangani secara serius karena menyangkut kehidupan masyarakat luas. Dalam penutup pernyataannya, Anies mengajak masyarakat bersiap menghadapi tekanan ekonomi yang disebut masih akan berlanjut. 

Anies juga menyinggung potensi cuaca ekstrem dan kondisi geopolitik global yang masih bergejolak. Meski demikian, ia menyatakan optimistis Indonesia dapat melewati situasi tersebut apabila seluruh pihak serius dalam mengelola kondisi yang ada.***

Editor : Muhammad Awaludin
#dolar AS #ekonomi indonesia #rupiah melemah #anies baswedan #Daya beli