RADARPALU — Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, mengajak seluruh kader PKB di Sulawesi Tengah untuk tetap solid dan istiqamah memperjuangkan kepentingan rakyat di tengah situasi ekonomi nasional yang penuh tantangan.
Hal itu disampaikan Cak Imin dalam kegiatan “NgomPol (Ngomong Politik) Bareng Cak Imin” yang berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan bersama kader PKB Sulawesi Tengah.
Dalam arahannya, Gus Muhaimin menegaskan bahwa PKB lahir sebagai partai pengabdian yang harus selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat rakyat menghadapi tekanan ekonomi dan persoalan sosial yang semakin kompleks.
Baca Juga: Curi Kabel Perusahaan Seharga 7 Juta, Pria di Watusampu Ditangkap Polisi
“PKB tidak dilahirkan untuk menjadi penonton. Kader PKB harus hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung keluhan rakyat, dan menjadi bagian dari solusi atas persoalan bangsa,” ujar Cak Imin.
Ia meminta seluruh kader PKB, mulai dari Fraksi DPRD, DPC, DPAC hingga ranting, untuk terus menjaga semangat perjuangan dengan aktif turun langsung menemui masyarakat.
Menurutnya, kader PKB harus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi petani, nelayan, buruh, pedagang kecil hingga masyarakat di pelosok desa.
Baca Juga: Ngobrol Pintar FKUB Bahas Spiritual dan Masa Depan Toleransi Sulteng
Selain menyoroti kondisi ekonomi nasional, Cak Imin juga memberi perhatian khusus terhadap gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dinilai menjadi ancaman serius bagi masyarakat pekerja, termasuk di Sulawesi Tengah.
Karena itu, ia meminta Fraksi PKB dan seluruh kader partai untuk terus memperjuangkan hak-hak buruh serta memastikan negara hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat kecil.
Di sisi lain, Cak Imin juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap arus investasi yang masuk ke Sulawesi Tengah.
Menurutnya, tingginya investasi di daerah tidak boleh hanya menjadi simbol pertumbuhan ekonomi semata, tetapi harus mampu menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar.
“Investasi harus berpihak kepada rakyat. Jangan sampai masyarakat hanya menerima dampak lingkungan dan kesulitannya, sementara manfaat besarnya justru dinikmati segelintir pihak,” tegasnya.
Lebih lanjut, Gus Muhaimin mengingatkan pentingnya menjaga amanah konstitusi sebagaimana tertuang dalam Pasal 33 Ayat 3 UUD 1945 mengenai pengelolaan sumber daya alam untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
Baca Juga: BBM Subsidi Diduga Mengalir ke PETI, Nama Kasatreskrim Polres Parimo Terseret
Menurutnya, kekayaan alam Sulawesi Tengah harus menjadi sumber kesejahteraan masyarakat, bukan hanya menguntungkan kelompok tertentu.
“Jangan sampai kekayaan alam hanya dinikmati segelintir orang, sementara masyarakat di sekitar wilayah industri dan tambang justru hidup dalam kesulitan. Kader PKB harus menjadi garda terdepan dalam memastikan kekayaan negeri ini benar-benar kembali untuk kemakmuran rakyat,” katanya.
Menutup arahannya, Cak Imin mengajak seluruh kader PKB Sulawesi Tengah untuk terus menjaga integritas, memperkuat kedekatan dengan masyarakat, serta menjadi kekuatan politik yang konsisten memperjuangkan keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat.(*)
Editor : Mugni Supardi