Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Gudang Bulog Penuh, Mentan Amran: Stok Beras Nasional Tembus 5,3 Juta Ton

Talib • Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB
Gudang Bulog di berbagai daerah penuh hingga harus menyewa tambahan kapasitas penyimpanan. Pemerintah optimistis swasembada pangan semakin kuat.
Gudang Bulog di berbagai daerah penuh hingga harus menyewa tambahan kapasitas penyimpanan. Pemerintah optimistis swasembada pangan semakin kuat.

Surabaya, RADAR PALU — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman optimistis fondasi swasembada pangan nasional semakin kokoh seiring meningkatnya produksi dan serapan beras di berbagai daerah. 

Tingginya hasil panen membuat kapasitas gudang penyimpanan milik Perum Bulog di sejumlah wilayah hampir penuh.

Hal itu disampaikan Mentan Amran saat meninjau gudang sewa Perum Bulog di kawasan Romokalisari, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (13/5/2026). 

Baca Juga: Longki Djanggola Tinjau Gudang Bulog Parigi Moutong, Pastikan Stok Beras Aman hingga November 2026

Dua gudang dengan total kapasitas 8.000 ton tersebut tercatat telah terisi 7.610 ton beras atau nyaris penuh.

“Kalau ada yang mengatakan ini diragukan stok yang ada sekarang, ini sewa gudang nih sekarang nih. Ini gudang yang kita lihat ini disewa, kenapa? Sudah full,” ujar Amran.

Gudang di Kompleks Bumi Maspion Gudang Romokalisari II itu mulai disewa sejak April 2026 untuk menampung lonjakan stok beras dari wilayah Surabaya dan sekitarnya. 

Baca Juga: Saat Dunia Cemas Pangan, RI Justru Panen: Stok Beras 5 Juta Ton Diapresiasi DPR

Sebelumnya, kapasitas gudang Bulog di Surabaya yang mencapai 200 ribu ton dilaporkan telah terisi penuh.

Untuk mengantisipasi peningkatan serapan hasil panen, Bulog menambah dua gudang sewa di Romokalisari dengan kapasitas masing-masing 4.000 ton. 

Tingginya stok ditopang peningkatan produksi dari daerah sentra pangan seperti Gresik, Sidoarjo, dan sekitarnya.

Baca Juga: IPB Dukung Swasembada Beras, Ingatkan Ancaman Kemarau

Rata-rata serapan harian mencapai 1.500 ton gabah atau setara 750 ton beras. Penyerapan dilakukan langsung oleh Bulog bersama mitra pangan dari petani dan penggilingan.

Secara nasional, stok cadangan beras pemerintah kini mencapai 5,3 juta ton. 

Sementara kapasitas gudang Bulog yang tersedia hampir 4 juta ton, sehingga pemerintah menambah kapasitas gudang sewa hingga 2 juta ton.

Baca Juga: Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Rekor Baru Cadangan Pangan Nasional April 2026

Menurut Mentan Amran, kondisi tersebut menunjukkan sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bulog, hingga petani berjalan efektif dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Kapasitas gudang lebih dari 3 juta ton, sekarang 5,3 juta ton, sudah sewa 2 juta ton. Kalau ini data tidak benar, Kepala gudang itu dipenjara tuh, langsung masuk,” tegasnya.

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) per 4 Mei 2026, luas panen padi di Jawa Timur periode Januari–Juni 2026 diperkirakan mencapai 1,16 juta hektare dengan produksi gabah kering giling sebesar 6,62 juta ton.

Baca Juga: Beras Murah Diserbu Warga, Aksi Polres Parimo Jadi Angin Segar di Tengah Kebutuhan Pokok Naik

Dari jumlah tersebut, produksi beras diperkirakan mencapai 3,82 juta ton atau meningkat dibanding periode yang sama tahun 2025 sebesar 3,63 juta ton.

Sementara secara nasional, produksi beras pada Januari–Juni 2026 diperkirakan mencapai 19,31 juta ton. 

Pemerintah menilai tren peningkatan produksi di sentra utama menjadi modal penting memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Baca Juga: Stok Beras RI Melimpah 4,9 Juta Ton, Gudang Bulog Jatim Penuh hingga Sewa 205 Unit

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan pihaknya terus memperkuat kapasitas penyerapan dan penyimpanan guna memastikan hasil panen petani terserap optimal.

“Produksi pertanian 2026 sangat melimpah dan sampai hari ini total stok Bulog secara nasional 5,3 juta ton. Dengan stok ini, Bulog harus menyewa gudang,” kata Rizal.

Ia menambahkan, Bulog juga telah menyiapkan pembangunan 100 gudang tambahan untuk mengantisipasi peningkatan produksi pangan nasional di masa mendatang. ***

Editor : Talib
#swasemmbada pangan #gudang bulog penuh #bulog #mentan amran #stok beras nasional