Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Dari Benih Gratis hingga Traktor, Mentan Amran Bawa Bantuan Besar untuk Korban Banjir Sultra

Talib • Selasa, 12 Mei 2026 | 15:03 WIB
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, meninjau lokasi banjir di Kendari, Sulawesi Tenggara, sekaligus menyerahkan bantuan pertanian dan logistik bagi masyarakat terdampak. (Foto: KEMENTAN) 
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, meninjau lokasi banjir di Kendari, Sulawesi Tenggara, sekaligus menyerahkan bantuan pertanian dan logistik bagi masyarakat terdampak. (Foto: KEMENTAN) 

 

RADAR PALU – Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, membawa sejumlah bantuan besar untuk masyarakat terdampak banjir di Sulawesi Tenggara, khususnya di Kota Kendari dan tiga kabupaten terdampak lainnya. 

Bantuan yang disiapkan pemerintah pusat mencakup benih padi gratis, alat dan mesin pertanian, bantuan pangan, hingga percepatan perbaikan infrastruktur sumber air yang rusak akibat banjir. 

Amran mengatakan dirinya langsung bertolak ke Sultra usai menerima laporan terkait kondisi masyarakat dan sektor pertanian yang terdampak bencana. 

Baca Juga: Kemenkum Sulteng Perkuat Ekosistem Inovasi, Teken 48 PKS dan Resmikan Sentra KI Perguruan Tinggi

“Kami mewakili pemerintah pusat. Tadi subuh saya putuskan berangkat langsung untuk menyelesaikan masalah,” ujar Amran saat meninjau lokasi banjir di Kendari. 

Menurutnya, langkah pertama yang dilakukan pemerintah adalah mempercepat perbaikan tanggul jebol yang menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah terdampak. 

“Yang pertama adalah sumber air. Ternyata ada tanggul yang jebol, dan kami sudah meminta Balai Wilayah Sungai untuk menyelesaikannya dalam waktu satu minggu agar segera dikerjakan,” katanya. 

Baca Juga: PT IMNI Sebut Aktivitas Tambang Terhenti Sejak Januari 2026, Minta Sengketa Mayayap Dikaji Ulang

Selain penanganan infrastruktur, pemerintah juga fokus memulihkan sektor pertanian yang terdampak banjir. Kementerian Pertanian meminta Bulog membangun fasilitas pengering gabah atau dryer guna membantu petani pascabanjir. 

“Yang kedua adalah dryer. Kami meminta Bulog membangun dryer di gudangnya agar persoalan petani bisa terselesaikan,” ujarnya. 

Tak hanya itu, pemerintah pusat menyiapkan bantuan benih padi gratis untuk lahan pertanian seluas 2.000 hektare di tiga kabupaten terdampak banjir.

“Semua wilayah yang terkena banjir akan kami berikan benih padi gratis untuk 2.000 hektare,” ungkapnya. 

Untuk mempercepat pemulihan pertanian, pemerintah juga mengirimkan bantuan alat dan mesin pertanian berupa 20 unit traktor dan lima unit combine harvester yang nantinya dibagikan secara proporsional oleh pemerintah daerah. 

“Kami juga kirimkan 20 traktor, nanti Pak Wakil Gubernur yang membagi. Kemudian combine harvester juga kami berikan lima unit untuk dibagikan secara proporsional,” jelas Amran. 

Baca Juga: DPRD Sulteng Bentuk Tim Independen Usut Dugaan Pencemaran PT IMNI di Sungai Mayayap

Selain bantuan sektor pertanian, pemerintah turut menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak berupa 30 ton bantuan pangan dan 1.500 liter minyak goreng. 

“Sekarang sudah ada 30 ton bantuan, kemudian minyak goreng 1.500 liter, dan itu kami kirim sekarang,” katanya. 

Amran menegaskan seluruh langkah cepat pemerintah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, agar kementerian bergerak cepat merespons persoalan masyarakat di daerah. 

“Inilah pemerintah bergerak cepat atas perintah Bapak Presiden. Kami rapat kemarin dan memantau seluruh Indonesia, apa keluhan rakyat, lalu kami turun langsung. Pagi ini kami membawa solusi, bukan membawa narasi,” tegasnya.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Banjir Sultra #Bantuan Petani #kementerian pertanian #kendari #Andi Amran Sulaiman