Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Erupsi Gunung Dukono, Tim SAR Evakuasi 20 Pendaki di Halmahera Utara

Muhammad Awaludin • Sabtu, 9 Mei 2026 | 11:41 WIB
Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian dan evakuasi pendaki terdampak erupsi Gunung Dukono, Jumat (8/5/2026).Ig Sar Nasional)
Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian dan evakuasi pendaki terdampak erupsi Gunung Dukono, Jumat (8/5/2026).Ig Sar Nasional)

 

RADAR PALU– Tim SAR gabungan bergerak cepat melakukan operasi pencarian dan evakuasi terhadap puluhan pendaki yang terdampak erupsi Gunung Dukono, Jumat (8/5/2026). 

Sebanyak 20 pendaki dilaporkan berada di kawasan gunung saat aktivitas vulkanik meningkat dan menyebabkan sejumlah korban mengalami luka serta tersesat di area pendakian. 

Informasi awal diterima Basarnas melalui Basarnas Command Center (BBC) setelah terdeteksi sinyal darurat atau SOS dari perangkat Garmin pada koordinat 1°42'13.7"N 127°52'50.2"E. 

Baca Juga: Sambut HUT ke-21, Panin Bank KCU Palu Tebar Kepedulian di Dua Panti Asuhan Lewat Bakti Sosial

Laporan tersebut kemudian dikonfirmasi Kepala Desa Mamuya yang menyampaikan adanya pendaki terdampak erupsi di kawasan Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara. 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani mengatakan pihaknya langsung mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Tobelo menuju lokasi setelah menerima laporan kedaruratan. 

“Merespons laporan yang masuk dan karena lokasi kejadian berada di wilayah kerja Kantor SAR Ternate, pada pukul 09.56 WIT Tim Rescue Pos SAR Tobelo bersama unsur potensi SAR langsung diberangkatkan menuju Posko Pengamatan Gunung Dukono untuk melaksanakan operasi pencarian dan evakuasi,” ujarnya. 

Baca Juga: Forum Profesi Kesehatan Sulteng Gelar Seminar Kesehatan Mental, Soroti Tingginya Gangguan Mental Remaja

Setibanya di lokasi, Tim SAR gabungan langsung melakukan koordinasi bersama Polres Halmahera Utara dan BPBD Halmahera Utara guna memperoleh perkembangan situasi terkini, termasuk kondisi aktivitas vulkanik dan jalur evakuasi aman bagi pendaki. 

Operasi pencarian dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel mengingat kawasan gunung masih berpotensi mengalami lontaran material vulkanik, hujan abu, serta perubahan cuaca yang cepat di sekitar lereng gunung. 

Berdasarkan data sementara hingga pukul 17.00 WIT, sebanyak 17 pendaki berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. 

Mereka terdiri dari tujuh warga negara asing asal Singapura dan delapan warga negara Indonesia. Dua pendaki selamat lainnya juga ikut membantu proses pencarian korban yang masih belum ditemukan. 

Beberapa WNA asal Singapura yang berhasil dievakuasi di antaranya Toh Yu Ming Eugene dan Ong Shilin bersama rombongan lainnya. 

Seluruh korban selamat kemudian dibawa menuju lokasi aman untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. 

Sementara itu, tim SAR masih melanjutkan pencarian terhadap tiga pendaki lain yang dilaporkan belum ditemukan. 

Cuaca berkabut tebal serta tingginya aktivitas vulkanik menjadi tantangan utama dalam proses pencarian dan evakuasi di kawasan Gunung Dukono. 

Basarnas mengimbau masyarakat dan para pendaki untuk sementara tidak melakukan aktivitas di sekitar kawasan gunung hingga kondisi dinyatakan aman oleh otoritas terkait.*** 

Editor : Muhammad Awaludin
#Gunung Dukono #Halmahera Utara #Erupsi Gunung #Basarnas #pendaki hilang