RADARPALU – Green SM Indonesia akhirnya menyampaikan pernyataan terbaru terkait insiden kecelakaan di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur yang melibatkan kendaraannya dan kereta api.
Melalui akun resmi media sosialnya, perusahaan tersebut kini menyertakan ucapan duka dan belasungkawa kepada para korban.
Pernyataan ini menjadi sorotan karena sebelumnya Green SM hanya menyampaikan komitmen terhadap investigasi tanpa disertai empati kepada korban.
Baca Juga: Dari RSUD ke Jalan Raya: Kisah Duka Maba Untad yang Picu Kritik Kebijakan Kampus
“Kami menyampaikan duka mendalam serta belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terdekat dari para korban. Kami menaruh perhatian atas insiden ini dan berharap seluruh pihak yang terlibat segera pulih serta berada dalam kondisi aman,” tulis Green SM dalam pernyataan resminya.
Meski demikian, dalam pernyataan terbaru tersebut, belum terdapat kalimat permohonan maaf secara eksplisit dari pihak perusahaan atas insiden yang terjadi.
Green SM juga menegaskan bahwa proses investigasi masih berlangsung dan belum ada kesimpulan resmi dari pihak berwenang.
Mereka mengaku terus berkoordinasi dengan otoritas terkait dengan memberikan informasi yang relevan guna mendukung penyelidikan.
“Saat ini, insiden tersebut masih dalam proses investigasi dan belum terdapat kesimpulan resmi dari pihak berwenang. Green SM terus berkoordinasi dengan otoritas terkait,” lanjut pernyataan itu.
Perusahaan juga menegaskan komitmennya terhadap keselamatan dan transparansi sebagai prioritas utama, serta menyatakan akan menjaga standar operasional yang ketat demi keamanan pengemudi, penumpang, dan masyarakat.
Perkembangan pernyataan ini menjadi perhatian publik, terutama setelah sebelumnya muncul kritik terhadap respons awal perusahaan yang dinilai minim empati.(*)
Editor : Mugni Supardi