Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

KNKT Turunkan Tim, Cari Penyebab Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur

Mugni Supardi • Selasa, 28 April 2026 | 10:07 WIB

 

KNKT menyelidiki insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).(Instagram/@knkt_ri)
KNKT menyelidiki insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).(Instagram/@knkt_ri)

RADARPALU – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bergerak cepat menyelidiki insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).

Melalui pernyataan resmi yang disampaikan di akun Instagram @knkt_ri, KNKT menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

“KNKT turut berduka cita atas kejadian tabrakan antara KA Bromo Anggrek dan KRL TM 6024 di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026,” tulis KNKT.

Baca Juga: 7 Korban Tewas dan 82 Korban Luka dalam Insiden KA di Bekasi Timur, KAI Minta Maaf dan Sampaikan Belasungkawa

Sejak malam kejadian, KNKT langsung menerjunkan tim investigator ke lokasi guna melakukan investigasi menyeluruh.

Langkah ini dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, termasuk faktor teknis maupun non-teknis yang mungkin terlibat.

Investigasi KNKT menjadi bagian penting dalam rangka evaluasi keselamatan transportasi nasional. Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar rekomendasi guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Baca Juga: Pertamina Perketat Pengawasan, Distribusi LPG 3 Kg di Luwuk Dipastikan Sesuai Aturan

Sejauh ini, proses investigasi masih berlangsung bersamaan dengan penanganan korban dan pemulihan jalur kereta di lokasi kejadian. Sejumlah pihak terkait juga turut dilibatkan dalam proses pengumpulan data dan fakta di lapangan.

KNKT menegaskan komitmennya untuk mengungkap penyebab kecelakaan secara objektif dan independen sesuai prosedur yang berlaku.

Di sisi lain, dalam data PT KAI bahwa seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang dilaporkan telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. 

Sementara itu, penanganan difokuskan kepada penumpang KRL Commuter Line yang terdampak dalam insiden tersebut.

KAI juga mengungkapkan data sementara korban, yakni tujuh orang meninggal dunia dan 82 orang mengalami luka-luka. Seluruh korban telah dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.(*)

Editor : Mugni Supardi
#KA Argo Bromo Anggrek #KNKT Bekasi Timur #tabrakan KA Bekasi #investigasi KNKT #KRL TM 6024