Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

7 Korban Tewas dan 82 Korban Luka dalam Insiden KA di Bekasi Timur, KAI Minta Maaf dan Sampaikan Belasungkawa

Mugni Supardi • Selasa, 28 April 2026 | 09:48 WIB
PT KAI menyampaikan duka mendalam sekaligus permohonan maaf atas insiden tabrakan kereta api yang terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.(Twitter/@SAR_NASIONAL)
PT KAI menyampaikan duka mendalam sekaligus permohonan maaf atas insiden tabrakan kereta api yang terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.(Twitter/@SAR_NASIONAL)

RADARPALU – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan duka mendalam sekaligus permohonan maaf atas insiden tabrakan kereta api yang terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4).

Melalui pernyataan resmi di akun media sosial @keretaapikita, KAI menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak.

Peristiwa tersebut disebut menjadi duka mendalam, sekaligus pengingat akan pentingnya keselamatan dalam setiap perjalanan.

Baca Juga: Pertamina Perketat Pengawasan, Distribusi LPG 3 Kg di Luwuk Dipastikan Sesuai Aturan

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam dan memohon maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik, serta keluarga memperoleh pendampingan dan kepastian informasi,” tulis KAI.

Sejak awal kejadian, KAI menegaskan seluruh upaya difokuskan pada proses evakuasi penumpang, penanganan korban, serta koordinasi lintas instansi.

Penanganan dilakukan bersama Basarnas, TNI, Polri, serta tim medis guna memastikan korban mendapatkan pertolongan secepat mungkin.

Baca Juga: Usai Insiden KRL vs Argo Bromo Anggrek,  Green SM Buka Suara dan Tutup Kolom Komentar Instagram  

Dalam perkembangan terbaru, seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang dilaporkan telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Sementara itu, penanganan difokuskan kepada penumpang KRL Commuter Line yang terdampak dalam insiden tersebut.

KAI juga mengungkapkan data sementara korban, yakni tujuh orang meninggal dunia dan 82 orang mengalami luka-luka. Seluruh korban telah dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

 

Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI bersama pihak asuransi memastikan seluruh biaya pengobatan korban luka, santunan, serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia ditanggung sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk membantu keluarga korban, KAI membuka posko informasi di Stasiun Bekasi Timur. Selain itu, layanan Call Center 121 dan WhatsApp 0811-2223-121 disiagakan guna memberikan informasi terkini kepada masyarakat.

Hingga saat ini, proses penanganan jalur rel masih berlangsung. Per pukul 01.04 WIB, jalur hilir Bekasi–Tambun telah kembali dapat dilalui, sementara jalur hulu masih dalam tahap perbaikan.

Baca Juga: Polda Sulteng Siaga Hadapi Dampak Gejolak Global dan May Day 2026

KAI memastikan akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala seiring perkembangan penanganan di lapangan.(*)

Editor : Mugni Supardi
#KRL Commuter Line #KA Argo Bromo Anggrek #tabrakan kereta Bekasi Timur #KAI minta maaf #korban kecelakaan kereta