RADAR PALU - Aksi tak manusiawi terjadi di area pemakaman umum Gang Wakaf, Medan. Puluhan rehal rusak parah setelah besinya dicuri oleh oknum tak bertanggung jawab.
Peristiwa ini viral setelah seorang warga membagikan kondisi kuburan yang porak-poranda di media sosial. Dalam unggahan itu terlihat sejumlah bagian besi dari rehal hilang, menyisakan kerusakan yang memprihatinkan.
Warga setempat menduga pelaku merupakan “rayap besi”, istilah yang kerap digunakan untuk menyebut pencuri besi bekas. Aksi ini disebut bukan kali pertama terjadi dan sudah lama meresahkan lingkungan sekitar.
Baca Juga: Pasukan Marie Louise Eta Kalah Lagi, Ancaman Zona Degradasi Makin Dekat
“Pelakunya diduga orang sekitar juga. Sudah sering diperingatkan, tapi tetap saja diulangi,” ujar salah satu warga.
Menurut informasi yang beredar, besi hasil curian dijual ke pemulung dengan harga sekitar Rp5 ribu per kilogram. Uang hasil penjualan tersebut diduga digunakan untuk membeli narkoba.
Kondisi ini membuat warga semakin khawatir. Pasalnya, area pemakaman tersebut tidak memiliki pengelola maupun penjaga tetap, sehingga rawan menjadi sasaran pencurian.
Baca Juga: Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kena Tembakan Tank Israel
Warga juga menyebut pelaku sempat diamankan. Namun, kasus tersebut dikabarkan berakhir damai di tingkat warga tanpa proses hukum lebih lanjut.
Situasi ini memicu sorotan publik. Banyak pihak menilai aksi pencurian di area pemakaman sudah melewati batas dan membutuhkan penanganan serius dari aparat.***
Editor : Muhammad Awaludin