RADAR PALU– Video kapal tanker milik Indonesia di Selat Hormuz mendadak viral. Bukan karena konflik, tapi karena seluruh awaknya ternyata bukan WNI.
Percakapan seorang pelaut Indonesia dengan kru kapal Gamsunoro mengungkap fakta itu: semua anak buah kapal berasal dari India.
Kapal RI, Kru Asing
Dalam video yang beredar, pelaut Indonesia bertanya asal kru kapal. Jawabannya tegas: tidak ada satu pun warga Indonesia di atas kapal tersebut.
Baca Juga: 63 Konflik Agraria di Sulteng, 9 Ribu KK Terdampak: Gubernur Bongkar Masalah Sawit-Tambang
Padahal, kapal itu diketahui dimiliki perusahaan Indonesia.
Fakta ini langsung memicu pertanyaan publik soal peran tenaga kerja dalam negeri di sektor pelayaran internasional.
Pertamina Jelaskan Skema Sewa
Menanggapi viralnya video, Corporate Secretary Pertamina International Shipping (PIS) Vega Pita angkat bicara.
Ia menjelaskan, kapal Gamsunoro sedang disewa pihak ketiga, sehingga perekrutan kru sepenuhnya dilakukan oleh penyewa.
“Rekrutmen kru mengikuti regulasi internasional dan standar operasional industri pelayaran global,” ujarnya.
Menurutnya, skema ini lazim dalam bisnis maritim global untuk meningkatkan fleksibilitas dan daya saing.
94 Persen ABK Tetap WNI
Meski begitu, Pertamina menegaskan komitmennya terhadap tenaga kerja Indonesia.
Baca Juga: Pernah Diraih Pemain Legenda Johan Cruyff, Lamine Yamal Sabet Laureus 2026 Dua Kali Berturut-turut
Dari total sekitar 4.090 awak kapal di lingkungan Pertamina Group, sekitar 94 persen merupakan WNI.
Sementara tenaga kerja asing hanya sekitar 6 persen atau sekitar 278 orang.
Penjelasan ini sekaligus meluruskan persepsi publik bahwa tidak semua kapal milik Indonesia selalu diisi kru lokal, terutama dalam kerja sama internasional.***
Editor : Muhammad Awaludin