Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Gempa M7,4 Guncang Jepang, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Mugni Supardi • Senin, 20 April 2026 | 17:19 WIB
Gempa bumi kuat berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang pesisir timur Honshu, Jepang, pada Senin (20/4/2026) pukul 14.52 WIB.(Twitter/@pusulam0001)
Gempa bumi kuat berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang pesisir timur Honshu, Jepang, pada Senin (20/4/2026) pukul 14.52 WIB.(Twitter/@pusulam0001)

 

RADARPALU – Gempa bumi kuat berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang pesisir timur Honshu, Jepang, pada Senin (20/4/2026) pukul 14.52 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa terjadi akibat aktivitas subduksi antara Lempeng Pasifik dan Lempeng Okhotsk. Jenis gempa tergolong dangkal dengan mekanisme naik (thrust fault), yang umum terjadi di zona pertemuan lempeng aktif.

Baca Juga: Man City Kini Lebih Difavoritkan Juara dari Arsenal

“Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Meski tidak berdampak ke Indonesia, otoritas Jepang melalui Japan Meteorological Agency (JMA) sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah.

Status “awas” diberlakukan di pantai Pasifik Hokkaido bagian tengah, Prefektur Aomori, dan Prefektur Iwate. Sementara beberapa wilayah lain berstatus “siaga”.

Baca Juga: Stockbit Ungkap Investor Saham Indonesia Tembus 7,1 Juta, Didominasi Generasi Muda

Hasil pemantauan sementara menunjukkan adanya gelombang tsunami setinggi 60 sentimeter yang terdeteksi di Miyako sekitar pukul 15.30 WIB.

BMKG mengimbau masyarakat pesisir Indonesia agar tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Pemantauan terus dilakukan untuk memastikan perkembangan situasi.

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi,” tegasnya.(*)

Editor : Mugni Supardi
#gempa Jepang #gempa Honshu #tsunami Indonesia #tsunami Jepang #JMA peringatan tsunami