Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Green Jobs Fest 2026 Dorong Talenta Muda Kembangkan Karier Berbasis Potensi Hijau Lokal

Mugni Supardi • Sabtu, 18 April 2026 | 05:22 WIB
Green Jobs Fest 2026 bertajuk “The Green Skill Shift: Future-Proof Careers Start with Local Green Potentials”.(Foto : Koaksi Indonesia)
Green Jobs Fest 2026 resmi diluncurkan bertajuk “The Green Skill Shift: Future-Proof Careers Start with Local Green Potentials”.(Foto : Koaksi Indonesia)

 

RADARPALU – Peluang kerja berbasis ekonomi hijau kian terbuka lebar seiring dorongan global menuju transisi energi berkelanjutan. Namun, tantangan terbesar Indonesia saat ini adalah memastikan peluang tersebut dapat diakses secara adil oleh talenta muda di berbagai daerah.

Menjawab hal itu, konsorsium lintas organisasi resmi meluncurkan Green Jobs Fest 2026 bertajuk “The Green Skill Shift: Future-Proof Careers Start with Local Green Potentials”. Kegiatan ini akan digelar di empat kota besar, yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya sepanjang April 2026.

Manajer Komunikasi dan Kampanye Koaksi Indonesia, Fitrianti Sofyan, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang untuk mempertemukan talenta muda dengan ekosistem pekerjaan hijau.

Baca Juga: Belajar dari Gempa 2018, Mitigasi dan Literasi Jadi Kunci

“Kegiatan ini diharapkan menjadi medium untuk mengenali potensi green jobs di tiap daerah sekaligus meningkatkan keterampilan hijau bagi generasi muda,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan green jobs tidak hanya berbicara soal teknologi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.

Founder Seasoldier, Dinni Septianingrum, menambahkan bahwa sektor lingkungan memiliki potensi besar sebagai ladang profesi masa depan.

Baca Juga: Ratusan Warga Palu Nobar Film Maira, Rerie–Nilam Sari Sasar Generasi Muda

“Pemulihan ekosistem bukan sekadar aksi lingkungan, tetapi juga peluang karier. Dibutuhkan talenta yang mampu memadukan keahlian teknis dan nilai konservasi,” jelasnya.

Sementara itu, Co-Founder Teens Go Green, Bambang Sutrisno, menilai Generasi Z memiliki kepedulian tinggi terhadap isu lingkungan, namun sering kali belum memiliki arah karier yang jelas.

“Kami hadir untuk menjembatani semangat tersebut menjadi jalur karier hijau yang konkret dan kompetitif,” katanya.

Pendekatan berbasis komunitas juga ditekankan oleh Earth Hour Yogyakarta. Koordinatornya, Resa Fondania, menyebut bahwa potensi ekonomi tidak harus selalu berpusat di kota besar.

“Dengan menggali potensi lokal, talenta muda bisa menciptakan inovasi yang menggerakkan ekonomi daerah,” ujarnya.

Direktur Hutan Itu Indonesia, Eulis Utami, menegaskan bahwa pengembangan green jobs membutuhkan kolaborasi lintas disiplin.

Baca Juga: BMKG Geofisika Palu Minta Warga Jangan Mudah Percaya Hoaks Soal Gempa

“Peran menjaga lingkungan tidak hanya milik rimbawan. Profesi seperti komunikator, desainer, hingga ahli hukum juga memiliki kontribusi besar,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Green Jobs Fest 2026 menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari Green Talk, Workshop & Coaching Clinic, hingga booth interaktif yang mempertemukan peserta dengan pelaku industri hijau. Acara ini juga dilengkapi dengan pertunjukan musik dan seni bertema keberlanjutan.

Kegiatan ini telah digelar pada 18 April 2026 di Bandung dan Surabaya, serta akan berlanjut di Yogyakarta pada 26 April 2026 dan Jakarta pada 25 Oktober 2026.

Baca Juga: Inter Hajar Cagliari 3-0, Thuram Cs Semakin Kokoh di Puncak Klasemen

Melalui kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam pengembangan ekonomi hijau yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal.(*)

 

Editor : Mugni Supardi
#Green Jobs Fest 2026 #green jobs Indonesia #karier hijau #ekonomi berkelanjutan #transisi energi