Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

1.497 Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pascagempa M7,6, BMKG: Masa Peluruhan 2–3 Minggu

Mugni Supardi • Sabtu, 11 April 2026 | 10:57 WIB
BMKG memprediksi aktivitas gempa susulan pascagempa magnitudo 7,6 di Maluku Utara akan berakhir dalam kurun waktu 2 hingga 3 minggu sejak kejadian utama pada 2 April 2026.(Instagram/@infobmkg)
BMKG memprediksi aktivitas gempa susulan pascagempa magnitudo 7,6 di Maluku Utara akan berakhir dalam kurun waktu 2 hingga 3 minggu sejak kejadian utama pada 2 April 2026.(Instagram/@infobmkg)

RADARPALU – Aktivitas seismik pascagempa kuat berkekuatan magnitudo 7,6 di wilayah Maluku Utara masih terus berlangsung.

Hingga 11 April 2026 pukul 06.00 WIB, Stasiun Geofisika BMKG mencatat sebanyak 1.497 gempa susulan (aftershock).

Dari jumlah tersebut, 30 gempa dilaporkan dirasakan masyarakat, menandakan sebagian aktivitas masih cukup signifikan.

Baca Juga: Desak Bupati Buol Evaluasi Kinerja Pejabat Eselon II dan Pejabat Lainnya 

BMKG juga mencatat magnitudo gempa susulan bervariasi, dengan magnitudo maksimum mencapai 5,8 dan minimum 1,7.

Selain itu, terdapat 18 gempa susulan dengan magnitudo ≥5, yang berpotensi menimbulkan getaran cukup kuat di sejumlah wilayah terdampak.

BMKG memperkirakan proses peluruhan atau penurunan aktivitas gempa akan berlangsung dalam rentang waktu 2 hingga 3 minggu ke depan.

Baca Juga: PPK–PPTK Proyek Perpustakaan Parimo Diperiksa Polisi

Hal ini merupakan bagian dari proses alami stabilisasi energi setelah gempa utama berkekuatan besar.

“Data ini menunjukkan bahwa sistem tektonik masih dalam fase penyesuaian pascagempa utama. Masyarakat diimbau tetap waspada,” tulis BMKG dalam keterangannya.

Masyarakat diminta untuk terus memperhatikan kondisi bangunan, terutama yang mengalami kerusakan, serta menghindari area berisiko.

 

Selain itu, penting untuk memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi guna menghindari hoaks.

BMKG juga menegaskan bahwa gempa susulan dengan magnitudo lebih kecil merupakan hal yang wajar terjadi setelah gempa besar, namun tetap perlu diantisipasi dampaknya terhadap keselamatan.(*)

Editor : Mugni Supardi
#gempa Maluku Utara #BMKG Manado #gempa M7.6 #aftershock Malut #gempa susulan