Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Gempa Padang M5,7 Tidak Berpotensi Tsunami, Kepala BPBD Kota Padang Sebut Kota Padang Aman

Nur Soima Ulfa • Sabtu, 4 April 2026 | 20:51 WIB
TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI: Meski berpusat di perairan Kepulawan Mentawai, gempa Padang tidak berpotensi tsunami.(Foto: bmkg.go.id)
TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI: Meski berpusat di perairan Kepulawan Mentawai, gempa Padang tidak berpotensi tsunami.(Foto: bmkg.go.id)

RADAR PALU-Gempa Padang yang terjadi pada pukul 18.21 WIB pada Sabtu (4/4/2026) tidak berpotensi tusnami meski puat gempa berada di perairan.  Bersarakan situs resmi BMKG gempa teknonik yang berkekuatan M5,7 ini tidak muncul di peta dengan potensi tsunami.

Menurut data analisis BMKG, gempa Padang hari ini sejatinya adalah gempa Mentawai karena pusat gempa berada di wilayah perairan dekat Kepulauan Mentawai. Episenter gempa tercatat pada koordinat 2,12° Lintang Selatan dan 99,97° Bujur Timur, sekitar 43 kilometer tenggara Tuapejat, ibu kota Kabupaten Kepulauan Mentawai, dengan kedalaman 40 kilometer.

Baca Juga: Usai Gempa Manado, BMKG Catat Aktivitas Gempa Magnitudo 5,7 di Sumatera Barat

Berdasarkan analisis BMKG, gempa Padang tersebut termasuk gempa dangkal yang terjadi akibat aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Meski pusatnya berada di wilayah laut tenggara Tuapejat, parameter gempa yang dirilis menunjukkan bahwa gempa Padang tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 20.38 WIB, penelusuran Radar Palu di situs resmi BMKG menunjukkan bahwa lembaga tersebut belum mengeluarkan siaran pers resmi terkait gempa Padang tersebut. Namun dari parameter gempa yang ditampilkan di laman resmi BMKG, tidak disebutkan adanya potensi tsunami dari peristiwa tersebut.

Kota Padang Aman

Sementara itu, berdasarkan penelusuran Radar Palu di situs resmi BPBD Kota Padang pada pukul 20.38 WIB, disebutkan bahwa gempa Padang hari ini tidak berpotensi tsunami. Informasi tersebut disampaikan dalam laporan pemantauan awal yang merujuk pada hasil analisis BMKG mengenai parameter gempa yang terjadi di wilayah Timur Laut Kepulauan Mentawai.

Getaran gempa Padang dilaporkan dirasakan di sejumlah wilayah di Sumatera Barat dengan intensitas berbeda. Di Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kota Pariaman, guncangan dirasakan pada skala III–IV MMI, yang berarti getaran terasa nyata di dalam rumah dan dapat membuat benda-benda ringan bergoyang.

Selain itu, getaran gempa Padang juga dirasakan di Kabupaten Solok dan Kota Solok dengan intensitas II–III MMI. Pada skala ini getaran dirasakan oleh beberapa orang di dalam rumah dan benda ringan yang digantung dapat bergerak.

BMKG juga mencatat bahwa getaran gempa Padang dengan intensitas II MMI dirasakan di sejumlah wilayah lain seperti Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kota Payakumbuh, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Dharmasraya, dan Kabupaten Solok Selatan.

Hingga pukul 18.43 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa gempa Padang tersebut belum diikuti aktivitas gempa susulan (aftershock). Data pemantauan ini menjadi indikator awal bahwa aktivitas kegempaan setelah gempa utama masih relatif stabil.

Sementara itu, laporan lapangan terkait gempa Padang juga dihimpun melalui frekuensi 170.300 MHz radio Pusdalops Kota Padang. Laporan dari Oscar 1 Charlie untuk wilayah Marapalam menyebutkan kondisi masih aman, sementara laporan dari wilayah Perkampungan Muslim juga menyatakan situasi tetap kondusif.

Laporan lain terkait gempa Padang dari KPB Kota Padang untuk wilayah Jati menyebutkan kondisi tetap aman dan terkendali. Hingga laporan terakhir, belum terdapat informasi mengenai kerusakan bangunan atau korban akibat gempa tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan sementara pasca gempa Padang yang berpusat di Timur Laut Kepulauan Mentawai tersebut, kondisi di Kota Padang masih aman dan belum terdapat laporan dampak signifikan.

Ia juga mengimbau masyarakat yang merasakan gempa Padang untuk tetap tenang namun tetap waspada, serta mengikuti perkembangan informasi resmi yang dikeluarkan oleh BMKG dan instansi terkait.

BMKG sendiri mengingatkan masyarakat agar memastikan informasi mengenai gempa Padang hanya berasal dari kanal komunikasi resmi BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.(uq)

Editor : Nur Soima Ulfa
#gempa padang #gempa padang hari ini #mentawai #BPBD Kota Padang #padang