Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Kemensos Salurkan Bantuan Rp54,5 Miliar untuk Korban Bencana di Tiga Daerah, Tetap Jalan Meski Hari Libur

Agung Sumandjaya • Sabtu, 4 April 2026 | 20:07 WIB
SERAHKAN BANTUAN: Menteri Sosial, saat menyerahkan bantuan kepada perwakilan warga. FOTO: KEMENSOS
SERAHKAN BANTUAN: Menteri Sosial, saat menyerahkan bantuan kepada perwakilan warga. FOTO: KEMENSOS

RADAR PALU - Kementerian Sosial (Kemensos) tetap menyalurkan bantuan sosial bagi korban bencana di tengah hari libur nasional.

Total bantuan senilai Rp54.572.100.000 disalurkan kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Agam, Bireuen, dan Pidie Jaya, Jumat (3/4/2026).

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, memimpin langsung penyaluran bantuan secara daring dari kantor Kemensos di Jakarta.

Baca Juga: Usai Gempa Manado, BMKG Catat Aktivitas Gempa Magnitudo Magnitudo 5,7 di Sumatera Barat

“Meski di hari libur, kita tetap bisa bertemu secara hybrid untuk menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana beberapa bulan lalu,” ujar Gus Ipul.

Penyaluran dilakukan secara hybrid dengan melibatkan sejumlah kepala daerah, di antaranya Bupati Agam Benni Warlis, Bupati Bireuen Mukhlis, serta Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri.

Rincian bantuan yang disalurkan meliputi:

Baca Juga: Mentan April-Juni Jadi Critical Point Stok Beras RI

* **Kabupaten Agam** menerima Rp11,7 miliar untuk 8.195 penerima manfaat, termasuk jaminan hidup (jadup), santunan ahli waris, dan korban luka.

* **Pidie Jaya** memperoleh Rp20,75 miliar untuk 15.377 penerima manfaat.

* **Bireuen** mendapatkan Rp22,1 miliar yang difokuskan pada jaminan hidup bagi 16.374 penerima manfaat.

Baca Juga: Gaya Santai Pelatih Timnas Garuda, Jogging hingga Main Bola di Pantai

Gus Ipul menegaskan, bantuan akan terus dilanjutkan pada tahap berikutnya, termasuk untuk kebutuhan isi rumah dan stimulan ekonomi bagi korban terdampak.

Pada fase tanggap darurat, Kemensos memberikan santunan ahli waris sebesar Rp15 juta bagi korban meninggal dunia, Rp5 juta untuk korban luka berat, bantuan isi rumah Rp3 juta per keluarga, serta stimulan ekonomi Rp5 juta per keluarga. Selain itu, jaminan hidup sebesar Rp450 ribu per orang per bulan diberikan selama tiga bulan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap berdasarkan data yang telah melalui proses verifikasi berlapis. Data berasal dari BNPB, kemudian diverifikasi pemerintah daerah, dipadankan dengan data Dukcapil, divalidasi oleh BPS, hingga disahkan oleh Menteri Dalam Negeri.

“Data terbaru hampir 90 ribu sudah terverifikasi, dan sekitar 75 ribu telah ditandatangani. Kami optimistis penyaluran bisa terus berjalan bertahap,” jelasnya.

Dalam distribusinya, Kemensos bekerja sama dengan PT Pos Indonesia melalui tiga skema, yakni pengambilan langsung di kantor pos, penyaluran melalui komunitas di titik tertentu, serta layanan door-to-door khusus bagi lansia dan penyandang disabilitas.

Gus Ipul juga mengapresiasi komitmen PT Pos Indonesia yang tetap beroperasi di hari libur demi memastikan bantuan tersalurkan tepat waktu.

Sementara itu, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi menyampaikan apresiasi atas bantuan yang telah diberikan pemerintah pusat. Ia menyebut, total bantuan yang diterima daerahnya sebelumnya mencapai sekitar Rp241,6 miliar dan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (*) 

 

Editor : Agung Sumandjaya
#Kemensos #korban banjir #Radar Palu Jawa Pos #bantuan #aceh