Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Rincian Tsunami Gempa Maluku - Sulut, Tertinggi 0,75 Meter

Muhammad Awaludin • Kamis, 2 April 2026 | 11:42 WIB
Gelombang tsunami setinggi hingga 0,75 meter tercatat di pesisir Kema usai gempa Maluku - Sulut. ( ilustrasi )
Gelombang tsunami setinggi hingga 0,75 meter tercatat di pesisir Kema usai gempa Maluku - Sulut. ( ilustrasi )
RADAR PALU - Ketinggian tsunami akibat gempa Maluku - Sulut berkekuatan magnitudo 7,4 (revisi 7,6) pada Kamis (2/4/2026) mencapai 0,75 meter di Kema, Minahasa Utara.

Gempa Maluku - Sulut terjadi sekitar pukul 06.38 WITA dan dipicu oleh deformasi kerak bumi dengan mekanisme thrust fault atau patahan naik. Guncangan ini memicu tsunami di sejumlah wilayah pesisir. 

Baca Juga: BMKG Jelaskan Istilah “Peringatan Tsunami Berakhir”, Bukan Dicabut

Sejumlah daerah di Sulawesi Utara hingga Maluku Utara ikut terdampak. Meski tidak terlalu tinggi, gelombang tsunami sempat membuat warga panik dan menjauhi pantai.

Rincian Ketinggian Tsunami

Data dari @infogampabumi yang dihimpun, ketinggian tsunami gempa Maluku - Sulut bervariasi di tiap lokasi. Kema, Minahasa Utara mencatat angka tertinggi. 

Baca Juga: Pascagempa, BMKG Minta Warga Prioritaskan Keselamatan

Berikut rinciannya:

- Kema, Minahasa Utara, Sulawesi Utara: 0,75 meter
- Tanjung Merah, Sulawesi Utara: 0,65 meter
- Halmahera Barat, Maluku Utara: 0,3 meter
- Bitung, Sulawesi Utara: 0,2 meter
- Beo, Sulawesi Utara: 0,15 meter
- Talengan, Sulawesi Utara: 0,13 meter
- Davao, Filipina: 0,05 meter

Kerusakan dan Korban

Selain mencatat ketinggian tsunami, gempa Maluku - Sulut juga menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah. Rumah warga dan bangunan dilaporkan mengalami kerusakan.

Satu warga di Sulawesi Utara dilaporkan meninggal dan warga dilaporkan mengalami luka. Hingga kini, jumlah korban masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Status Tsunami Berakhir

Saat ini, potensi tsunami akibat gempa Maluku - Sulut telah dinyatakan berakhir. Kondisi laut dilaporkan kembali normal.

Meski begitu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Pemerintah dan instansi terkait terus memantau dampak gempa Maluku - Sulut, sembari memastikan keselamatan warga di wilayah terdampak.***

Editor : Muhammad Awaludin
#tsunami Sulut #Gempa Maluku #Gempa 2026 #maluku utara #Bencana Alam