RADAR PALU – Kabar duka mendalam diterima redaksi Radar Palu, Jawa Pos Group, dari bumi Nyiur Melambai, Manado, Sulawesi Utara (Sulut) yang baru saja diguncang gempa magnitude 7,6 Scala Richter (SR).
Salah seorang keluarga dari atlet tinju nasional Ilham Lahia, bernama Deyce Lahia dinyatakan meninggal dunia saat gempa terjadi, Kamis (2/4/2026) pagi.
“Tanta Deyce Lahia, korban gempa di kompleks KONI Sulawesi Utara, “ kata Idayu Masdar, salah seorang warga Manado.
Media ini mencari tahu keberadaan korban, ternyata saudara kandung dari petinju nasional yang Berjaya di tahun 1980-an dan 1990-an, Ilham Lahia.
Pada periode itu Ilham Lahia tercatat bersama petinju dari Sulut yang juga petinju nasional Adrianus Taroreh.
“Mantan petinju Ilham Lahia punya kakak yang meninggal di gedung KONI Sulteng, “ tambah Idayu.
Baca Juga: Gempa M 7,6 Guncang Bitung, BMKG: Sulteng Belum Terdampak Signifikan
Menurutnya, Kota Manado pasca gempa masih tergolong aman, cuma satu wafat ibu-ibu, rumahnya berada di samping gedung KONI Sulut, tepatnya masuk dari gerbang depan Polsek Sario Manado.
“Info lagi, Kota Bitung masih ada gempa susulan dan masyarakat tetap waspada tsunami, “ ungkapnya.
Dikatakan Idayu, saat ini kota Manado dan sekitarnya waspada satu, seraya meminta masyarakat Manado, Bitung, dan Sulut sekitarnya untuk tetap waspada.
Baca Juga: 15 WN Filipina yang Terdampar di Buol Dipindahkan ke Rudenim Manado
“Semoga tidak terjadi lagi gempa, dan gempa susulan. Tapi tetap waspada, “ pungkasnya.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin