RADAR PALU - Kepanikan warga pesisir terekam dalam video yang viral di media sosial usai gempa magnitudo 7,6 mengguncang wilayah tenggara Bitung, Kamis (2/4/2026).
Dalam video yang diunggah akun Facebook @LidyaKatilik, terlihat air laut tiba-tiba naik dan mulai memasuki kawasan perkampungan warga.
Baca Juga: Gempa M 7,6 Guncang Tenggara Bitung Sulut, BMKG Peringatkan Potensi Tsunami
Sejumlah warga tampak berlarian menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi. Suasana panik terdengar jelas dari suara dalam video tersebut.
“Oh Tuhan, akibat gempa tadi air naik cepat… naik kuat air… cepat lari!” terdengar teriakan warga dalam rekaman.
Beberapa warga juga terlihat berusaha menyelamatkan barang-barang, termasuk kendaraan yang masih berada di dekat pantai.
Dalam rekaman tersebut, terdengar pula seruan agar lansia segera dievakuasi.
“Cepat, Nenek! Parkir di atas… lari, lari!” teriak warga lainnya.
Baca Juga: Gempa Maluku Utara M5,5 Guncang Pagi Ini, BMKG Pastikan Aman
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti lokasi kejadian dalam video tersebut. Namun dari percakapan warga, peristiwa diduga terjadi di wilayah pesisir yang berada tidak jauh dari pusat gempa.
Diduga Dampak Kenaikan Air Laut Pasca Gempa
Fenomena naiknya air laut ini terjadi tak lama setelah gempa utama berkekuatan 7,6 magnitudo mengguncang wilayah Sulawesi Utara.
Seperti diberitakan sebelumnya, gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah pesisir.
Baca Juga: Ilustrasi gempa bumi di wilayah Laut Maluku Utara yang terjadi Kamis pagi dengan magnitudo 5,5.
Meski belum ada konfirmasi resmi terkait kejadian dalam video, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bahaya susulan.
BMKG Imbau Warga Jauhi Pantai
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengingatkan masyarakat pesisir agar menjauhi area pantai setelah gempa kuat.
Langkah ini penting sebagai antisipasi terhadap kemungkinan kenaikan muka air laut atau gelombang tsunami.
Baca Juga: Gempa Sulawesi Utara, Plafon Gereja di Minahasa Runtuh
Warga juga diminta hanya mengandalkan informasi resmi dan tidak terpancing kabar yang belum terverifikasi.
Kondisi Masih Berkembang
Hingga kini, situasi di sejumlah wilayah pesisir masih terus dipantau. Rangkaian gempa susulan yang terjadi turut meningkatkan kekhawatiran masyarakat.
Pihak berwenang terus melakukan pemantauan dan mengumpulkan data terkait dampak gempa, termasuk kemungkinan adanya fenomena kenaikan air laut.***
Editor : Muhammad Awaludin