Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Respons Cepat Amran Sulaiman Tindaklanjuti Usulan Distribusi Pangan Pedagang Pasar

Muhammad Awaludin • Jumat, 13 Maret 2026 | 21:32 WIB

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berfoto bersama pengurus Induk Koperasi Pedagang Pasar usai pertemuan membahas penguatan distribusi pangan di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (13/3/2
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berfoto bersama pengurus Induk Koperasi Pedagang Pasar usai pertemuan membahas penguatan distribusi pangan di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (13/3/2

RADAR PALU – Menteri Pertanian Amran Sulaiman merespons cepat usulan penguatan distribusi pangan dari pedagang pasar. Dalam pertemuan dengan Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas) di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (13/3/2026), Amran langsung menindaklanjuti sejumlah masukan terkait peran koperasi dalam distribusi pangan nasional.

Pertemuan itu membahas pentingnya memperkuat jalur distribusi hingga tingkat pasar rakyat. Menurut Amran, koperasi pedagang pasar memiliki jaringan luas dan berhubungan langsung dengan pedagang serta konsumen sehingga perannya sangat strategis. 

 

 

 

Sekretaris Umum Inkoppas, Andrian Lamemuhar, mengusulkan agar koperasi pedagang pasar kembali dilibatkan secara langsung dalam mekanisme distribusi pangan dari BUMN. Ia menilai keterlibatan koperasi dapat membantu pedagang, terutama dalam hal permodalan. 

“Sekarang karena disuruh ke pengecer kembali, agak sulit para anggota kami. Pengecer belum tentu punya modal untuk membeli barang. Dulu Inkoppas bisa mengambil dari Bulog kemudian kita banjiri pasar sehingga harga bisa lebih murah,” kata Andrian.

Ia menjelaskan, ketika distribusi dilakukan langsung ke pengecer, sebagian pedagang kerap mengalami kesulitan modal. Kondisi ini membuat pedagang sering kembali bergantung pada koperasi untuk mendapatkan pembiayaan atau akses barang.

Menurut Andrian, koperasi pedagang pasar sebelumnya pernah menjadi garda terdepan dalam menyalurkan berbagai komoditas pangan ke pasar rakyat. Peran tersebut terbukti membantu menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen. 

Inkoppas sendiri membawahi lebih dari 2.000 koperasi pedagang pasar yang tersebar di berbagai daerah. Jaringan ini menjadi wadah bagi pedagang pasar untuk memperkuat akses distribusi barang sekaligus menjaga ketersediaan pangan.

Menanggapi usulan tersebut, Amran disebut langsung menghubungi Direktur Utama Perum Bulog agar dilakukan penyesuaian mekanisme distribusi. Langkah cepat itu mendapat apresiasi dari para pengurus Inkoppas.

“Pak Menteri luar biasa. Responsnya cepat banget. Baru kali ini saya melihat menteri secepat itu menanggapi masukan kami,” ujar Andrian.

Ia menilai sikap responsif tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di pasar rakyat. Kolaborasi antara pemerintah dan koperasi dinilai penting agar distribusi pangan berjalan lebih efisien.

“Di bawah kepemimpinan Pak Menteri Amran, alhamdulillah tidak ada keluhan pedagang pasar. Kami berharap kerja sama ini terus diperkuat,” tambahnya.

Kolaborasi antara pemerintah dan koperasi pedagang pasar diharapkan mampu memperkuat sistem distribusi pangan nasional. Dengan jaringan yang langsung menyentuh pasar rakyat, pasokan pangan dinilai bisa menjangkau masyarakat lebih cepat sekaligus menjaga stabilitas harga.***

Editor : Muhammad Awaludin
#kementerian pertanian #pedagang pasar #amran sulaiman #Radar Palu #inkoppas #Distribusi pangan