Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Latarbelakang Syamsul Auliya Rachman, Bupati Cilacap yang Terkena OTT KPK

Agung Sumandjaya • Jumat, 13 Maret 2026 | 19:26 WIB

Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
RADAR PALU - Syamsul Auliya Rachman, Bupati Cilacap yang ditangkap KPK lahir di Cilacap pada 30 November 1985.

Ia mengenyam pendidikan dasar hingga menengah di daerah kelahirannya sebelum melanjutkan studi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri, lembaga pendidikan yang banyak mencetak kader birokrat pemerintahan.

Setelah menyelesaikan pendidikan, Syamsul memulai karier sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Baca Juga: Alat Berat Rp10 Miliar dari Pemprov Disiapkan, Parimo Percepat Pembukaan Jalan Desa Terpencil

Dalam perjalanan kariernya, ia sempat menjabat sebagai ajudan Bupati Cilacap saat itu, Tatto Suwarto Pamuji.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu batu loncatan dalam karier birokrasi dan politiknya.

Namanya mulai dikenal luas ketika terpilih sebagai Wakil Bupati Cilacap pada periode 2017–2022. Posisi tersebut memperkuat pengaruhnya di tingkat pemerintahan daerah.

Baca Juga: Wabup Sigi Soroti Penjualan Elpiji 3 Kg di Kios, Harga Tembus Rp40 Ribu

Pada Pemilihan Kepala Daerah 2024, Syamsul maju sebagai calon Bupati Cilacap berpasangan dengan Ammy Amalia Fatma Surya.

Pasangan tersebut berhasil memenangkan kontestasi politik dan mengantarkan Syamsul menjabat sebagai Bupati Cilacap untuk periode 2025–2030.

Di dunia politik, Syamsul juga aktif di Partai Kebangkitan Bangsa, di mana ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang PKB Kabupaten Cilacap. (*)

Baca Juga: Wabup Djira Tegaskan Dukungan Pemkab Morowli Utara untuk Pengamanan Mudik Lebaran 2026

Editor : Agung Sumandjaya
#operasi senyap #ott kpk #jawa tengah #Dugaan korupsi #Bupati Cilacap