RADAR PALU – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang mahasiswa di Universitas Diponegoro viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.
Korban diketahui bernama Arnendo (20), mahasiswa Jurusan Antropologi Sosial Fakultas Ilmu Budaya. Ia diduga menjadi korban penganiayaan oleh puluhan mahasiswa yang disebut berasal dari jurusan yang sama.
Peristiwa ini mencuat setelah seorang pengacara, Zainal Petir, mengunggah video kondisi korban melalui akun media sosialnya.
Dalam unggahan tersebut terlihat kondisi korban setelah diduga mengalami penganiayaan. Narasi yang menyertai video itu menyebutkan korban diduga dikeroyok sekitar 30 mahasiswa.
Unggahan tersebut kemudian cepat menyebar dan memicu reaksi warganet yang mengecam dugaan kekerasan di lingkungan kampus.
Hingga kini belum diketahui secara pasti motif di balik dugaan pengeroyokan tersebut.
Kasus ini pun menjadi perhatian publik dan memunculkan harapan agar pihak kampus serta aparat penegak hukum dapat mengusut peristiwa tersebut secara transparan.***
Editor : Muhammad Awaludin