RADAR PALU - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sulawesi Tengah mengirimkan dua pengurus untuk mengikuti kegiatan Retret Orientasi Kebangsaan PWI bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta.
Dua pengurus yang mewakili PWI Sulteng tersebut adalah Murtalib, Wakil Ketua Bidang Pendidikan, dan Sahrul, Ketua PWI Peduli.
Keduanya mengikuti kegiatan nasional tersebut berdasarkan kuota resmi yang ditetapkan oleh PWI Pusat bagi setiap provinsi.
Baca Juga: DLH Palu Targetkan Retribusi Sampah Rp16 Miliar pada 2026
Ketua PWI Sulteng Tri Putra Toana mengatakan, penunjukan kedua pengurus tersebut telah melalui proses asesmen serta pemeriksaan kesehatan sesuai ketentuan panitia pusat.
“Setelah dilakukan asesmen dan pemeriksaan kesehatan, keduanya dinyatakan layak dan direkomendasikan untuk mewakili PWI Sulawesi Tengah,” ujar Tri Putra Toana di Palu, didampingi Sekretaris PWI Sulteng Temu Sutrisno.
Tri Putra Toana yang akrab disapa Ongki berharap keikutsertaan pengurus PWI Sulteng dalam kegiatan tersebut dapat membawa citra positif organisasi serta memperkuat peran wartawan daerah dalam kegiatan berskala nasional.
Baca Juga: GERD Disebut Bisa Mematikan? Prof Zubairi Buka Fakta Mengejutkan: Angkanya Ternyata Segini!
Menurut dia, Retret Orientasi Kebangsaan menjadi ruang strategis untuk memperkuat nilai kebangsaan, kedisiplinan, serta pemahaman insan pers terhadap isu-isu pertahanan negara.
Sementara itu, berdasarkan koordinasi dengan Kolonel Arief Nursaid selaku Person In Charge (PIC) Retret PWI–Kemenhan, pengambilan kelengkapan perorangan lapangan (Kaporlap) bagi peserta dijadwalkan pada Kamis, 29 Januari 2026, pukul 04.00 WIB, bertempat di PWI Pusat, Jakarta.
Perlengkapan utama yang dibagikan meliputi PDL Komcad, kaos dalam, sepatu laras, dan topi, yang wajib langsung dikenakan peserta sebelum diberangkatkan menuju lokasi pelaksanaan kegiatan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan di Bogor.
Baca Juga: Ratusan Penambang Poboya Gelar Aksi, Desak Penciutan Lahan CPM dan Pembukaan WPR
Lokasi ini menggantikan rencana awal yang semula dijadwalkan di Akmil Magelang.
Dalam surat pemberitahuan resmi yang ditandatangani Johnny Hardjojo, Ketua Departemen Hankam, TNI dan Polri PWI Pusat, ditegaskan bahwa pengambilan perlengkapan retret wajib disertai surat keterangan kesehatan yang sah.
Peserta yang telah mengambil perlengkapan namun tidak dapat mengikuti kegiatan diwajibkan mengembalikan seluruh perlengkapan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan Retret Orientasi Kebangsaan PWI–Kemenhan ini merupakan bagian dari upaya membangun sinergi antara insan pers dan institusi pertahanan negara, sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan wartawan Indonesia. ***
Editor : Talib