RADAR PALU - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyatakan komitmennya untuk mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera, khususnya Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon selaku Wakil Ketua I Satuan Tugas (Satgas) dalam Rapat Koordinasi percepatan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam di wilayah Sumatera.
Rapat digelar di Ruang Sasana Bhakti Praja, Gedung C Lantai 3 Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).
Berdasarkan paparan data dalam rapat tersebut, proses pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera menunjukkan tren positif, meskipun tingkat kemajuannya bervariasi antarwilayah.
Di Sumatera Barat, sebagian besar wilayah terdampak bencana telah menunjukkan pemulihan yang signifikan. Sejumlah daerah bahkan telah kembali ke kondisi normal, sementara wilayah lainnya berada pada fase mendekati normal.
Upaya percepatan pemulihan difokuskan pada perbaikan infrastruktur dasar serta pemulihan layanan vital bagi masyarakat, seperti listrik, air bersih, bahan bakar minyak (BBM), gas elpiji (LPG), dan konektivitas wilayah.
Selain itu, dilakukan pula normalisasi sungai sebagai bagian dari pemulihan sekaligus langkah mitigasi jangka panjang guna mengurangi risiko bencana di masa mendatang.
Sementara itu, di Sumatera Utara, progres pemulihan dinilai berjalan cukup signifikan. Sebagian wilayah terdampak telah pulih sepenuhnya, sedangkan mayoritas daerah lainnya berada pada tahap mendekati normal.
Meski demikian, masih terdapat beberapa wilayah yang memerlukan perhatian dan penanganan khusus.
Adapun di Aceh, proses pemulihan pascabencana masih membutuhkan dukungan berkelanjutan.
Data menunjukkan bahwa jumlah wilayah yang telah pulih sepenuhnya masih terbatas, dengan sejumlah daerah masih berada dalam tahap pemulihan.
Kondisi ini menuntut penanganan yang lebih terfokus dan berkesinambungan dari seluruh pihak terkait.
Kolaborasi antara TNI, pemerintah pusat dan daerah, serta unsur terkait lainnya dinilai telah memberikan dampak nyata terhadap percepatan pemulihan di wilayah terdampak.
Dengan tren pemulihan yang terus menunjukkan perkembangan positif, pemerintah optimistis rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera dapat berjalan secara konsisten hingga kondisi sosial dan aktivitas masyarakat kembali pulih sepenuhnya. ***
Editor : Talib