Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

IMIP Kirim 36 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Aceh dan Sumatera, Dukung Pemulihan Pascabencana

Talib • Minggu, 14 Desember 2025 | 06:24 WIB

 

Petugas memuat bantuan logistik kemanusiaan PT IMIP ke pesawat carter di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk dikirim ke wilayah terdampak bencana Aceh dan Sumatera.
Petugas memuat bantuan logistik kemanusiaan PT IMIP ke pesawat carter di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk dikirim ke wilayah terdampak bencana Aceh dan Sumatera.

RADAR PALU - PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menunjukkan peran aktif sektor industri dalam respons kebencanaan nasional dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sebanyak 36 ton bantuan logistik dikirimkan IMIP melalui tiga kloter penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Seluruh bantuan tersebut dikirim menggunakan pesawat carter untuk memastikan distribusi berjalan cepat dan tepat sasaran.

Direktur Komunikasi PT IMIP, Emilia Bassar, mengatakan bahwa keterlibatan perusahaan dalam aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang IMIP sebagai entitas bisnis nasional yang memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.

“Sebagai bagian dari anak bangsa, IMIP berkomitmen hadir dalam situasi ini. Ketika ada yang terluka, kami juga merasakan perih yang sama.

Bantuan ini adalah wujud kepedulian kami terhadap saudara-saudara di Aceh dan Sumatera yang tengah berjuang menghadapi dampak bencana hidrometeorologi,” ujar Emilia, Sabtu (13/12/2025).

Petugas memuat bantuan logistik kemanusiaan PT IMIP ke pesawat carter di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk dikirim ke wilayah terdampak bencana Aceh dan Sumatera.
Petugas memuat bantuan logistik kemanusiaan PT IMIP ke pesawat carter di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk dikirim ke wilayah terdampak bencana Aceh dan Sumatera.

Ia menjelaskan, kloter pertama bantuan seberat 14 ton telah lebih dahulu diberangkatkan, disusul kloter kedua 13 ton, dan kloter ketiga 9 ton yang dikirim pada malam hari.

Seluruh logistik mencakup kebutuhan dasar yang dibutuhkan korban bencana, mulai dari makanan siap saji, makanan kering, susu formula, obat-obatan, hingga perlengkapan bayi dan dewasa.

Selain itu, IMIP juga menyalurkan bantuan berupa sarung, selimut, kain panjang, perlengkapan mandi, sandal jepit, pakaian pria dan wanita, serta handuk guna menunjang kebutuhan harian para pengungsi.

Dalam aspek distribusi, IMIP menggandeng Kodam I/Bukit Barisan di Sumatera Utara sebagai mitra penyalur.

Langkah ini diambil untuk memastikan bantuan tersalurkan sesuai prioritas wilayah terdampak dan kebutuhan lapangan.

“Kodam I/Bukit Barisan lebih memahami kondisi dan skala kebutuhan di lokasi bencana, sehingga bantuan bisa didistribusikan secara efektif,” kata Emilia.

Meski demikian, Emilia menegaskan bahwa bantuan tersebut bukanlah akhir dari kepedulian perusahaan. Menurut dia, kehadiran dunia usaha dalam situasi darurat menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.

“Bantuan yang kami kirimkan mungkin belum seberapa, tetapi kami menyertakannya dengan doa paling tulus. Kami berharap dunia usaha dan seluruh elemen bangsa dapat terus bahu-membahu membangkitkan harapan saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera,” ujarnya.

Aksi kemanusiaan ini menegaskan peran strategis sektor industri dalam mendukung penanganan bencana nasional, sekaligus memperlihatkan bahwa keberlanjutan bisnis tidak terlepas dari kontribusi sosial terhadap masyarakat luas. ***

Editor : Talib
#aceh sumatera #logistik kemanusiaan #CSR industri #bantuan bencana #IMIP