RADAR PALU-Anggota DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng), Sonny Tandra, menyoroti pelayanan maskapai Lion Air group yang mengecewakan. Sonny Tandra baru-baru ini melalui statusnya di Facebook (Fb), mencurahkan kekesalannya atas pelayanan yang “buruk” dari maskapai Lion Air di wilayah Palu, Sulawesi Tengah.
Sonny di Fb nya menyebut pemindahan jadwal keberangkatannya saat itu oleh Lion Air membuat dirinya tidak nyaman. Terhitung sudah tiga kali Sonny Tandra merasakan kejadian yang tidak menyenangkan dari Lion Air group.
Berikut petikannya dari curhatan Sonny Tandra di Fb : “Kepada semua masyarakat pemakai jasa penerbangan, saya mau beritahu bahwa kejadian pemindahan jadwal penerbangan seperti ini sdh tiga kali terjadi kepada saya dan keluarga saya, “ ungkapnya.
“Saya beli tiket Super Air Jet yg berangkat Jam 11.25 WITA tiba2 di pindahkan ke Batik yg berangkat jam 7 pagi WITA. Semua perencanaan saya jadi berantakan. Saya sangat kecewa kepada lion Group, yg seenak perutnya memindahkan jadwal berangkat, padahal setiap org yg mau berangkat pasti sdh punya perencanaan, “ bebernya.
Menurut Sonny Tandra, selaku anggota DPRD dari Daerah Pemilihan Kabupaten Poso dan Kabupaten Tojo Unauna, Sulawesi Tengah, memiliki janji dan planning untuk ketemu dengan konstituennya di Dapilnya. Akibat pemindahan jadwal pemberangkatan, Sonny Tandra kesal, karena harus secepatnya berada di Kota Palu untuk mengikuti jadwal keberangkatan pesawat.
“Dengan di pindahkan jadwal ini maka saya yg masih ada di luar Kota Palu, harus kembali ke Palu secepatnya, dan semua janji saya dgn masyarakat terpaksa di batalkan, “ sebut Sonny.
Politisi Partai NasDem ini pun menduga pemindahan jadwal merupakan sebuah upaya penipuan.
“ Kalau tahu seperti ini saya bisa ambil maskapai Garuda yg fasilitasnya lebih baik, kejadian ini menurut saya seperti modus penipuan, “ ujarnya.
Bahkan nomor kontak untuk menghubungi kepada puihak Lion Air di Palu atau yang menangani administrasi, atau yang menangani public relation (PR) Lion Air group tidak pernah direspon, atau dibalas.
“ No contak yg diberikan tdk ada yg bisa dihubungi, ada yg bisa dihubungi tapi yg balas hanya AI. Ditanya apa di jawab apa, “ paparnya lagi.
Karena itu, kasus ini akan dilaporkan ke pihak yang berkompeten, dalam hal ini pemerintah yang memiliki otoritas perhubungan udara. Sekaligus mendesak agar maskapai Lion Air diberi sanksi.
“Saya minta kepada Menteri Perhubungan supaya Lion Air Group dapat diberikan sanksi, “ serunya.
Semua keluhan Sonny Tandra tentang pelayanan Lion Air Group ini telah disampaikan kepada media Radar Palu, dan selanjutnya telah melakukan konfirmasi kepada maskapai Lion Air, baik di Palu maupun kepada manajemen Lion Air group.
Di Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu, sudah dikonfirmasi terkait permasalahan yang disampaikan Sonny Tandra. Tetapi pihak Lion Air yang ada di Bandara Mutiara SIS Aljufri menjelaskan tidak bisa memberikan jawaban klarifikasi, dan menyerahkan nomor yang layak memberikan jawaban atas konfirmasi ini. Atas nama Danang, dengan nomor kontak dan WhatsApp (WA) 08170777***.
Radar Palu sudah melakukan konfirmasi di WA milik Danang Lion Air, secara tertulis, dan menyebutkan Fb milik Sonny Tandra. Danang merespon, tetapi saat itu Radar Palu sedang beraktivitas di tempat lain.
Melihat adanya telepon masuk dari Danang, pada Senin (30/06/2025), Radar Palu Kembali mengontak Danang untuk melakukan konfirmasi. Tetapi, sudah tiga kali di telepon, dan muncul kode berdering, Danang tidak memberikan jawaban klarifikasinya.(mch)
Editor : Muchsin Siradjudin