Remaja 16 Tahun Dievakuasi dari Tower PLN, Diduga Alami Depresi

MOH FATHAHILA • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 17:51 WIB
Tim SAR Palu melakukan penyelamatan Seorang remaja perempuan berusia 16 tahun, EA, melakukan percobaan bunuh diri dengan menaiki tower Gardu Induk PLN Silae, Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Senin (28/9/2026).FOTO: DOK Basarnas Kota Palu
Tim SAR Palu melakukan penyelamatan Seorang remaja perempuan berusia 16 tahun, EA, melakukan percobaan bunuh diri dengan menaiki tower Gardu Induk PLN Silae, Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Senin (28/9/2026).FOTO: DOK Basarnas Kota Palu

RADAR PALU – Seorang remaja perempuan berusia 16 tahun, EA, melakukan percobaan bunuh diri dengan menaiki tower Gardu Induk PLN Silae, Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Senin (28/9/2026). Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, percobaan tersebut merupakan yang ketiga kalinya dilakukan korban.

Kepala Sub Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Rusmadi, mengatakan korban berada di atas tower dengan ketinggian sekitar 30 meter. Berdasarkan informasi yang diterimanya, korban bukan ODGJ, tetapi mengalami depresi karena tidak memiliki keluarga atau orang tua di Kota Palu.

“Korban sebenarnya bukan ODGJ, melainkan mengalami depresi karena tidak ada keluarganya di sini, tidak ada orang tuanya. Jadi, dia hanya ikut sama orang lain di Desa Silae,” kata Rusmadi saat diwawancarai, Selasa (29/9/2026).

Baca Juga: 10 Koperasi Desa Merah Putih di Sulteng Siap Beroperasi

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WITA. Petugas PLN kemudian melaporkan kejadian itu kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu. Tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 18.30 WITA dan melakukan evakuasi.

Rusmadi mengatakan, pihak yang selama ini tinggal bersama korban merasa khawatir kejadian serupa kembali terjadi. Hal itu karena berdasarkan informasi yang diterima, korban telah melakukan percobaan bunuh diri sebanyak tiga kali.

“Jadi menurut informasi yang kami terima, ini sudah tiga kali,” ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Touna Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Pekerja Rentan

Dalam proses evakuasi, Tim SAR Gabungan berkoordinasi dengan PLN untuk mematikan sementara aliran listrik di area tower. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung keamanan proses evakuasi.

Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 19.15 WITA dalam keadaan selamat dan selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Palu untuk mendapatkan pemeriksaan medis.

Setelah itu, pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai penanganan korban selanjutnya, termasuk kemungkinan korban ditempatkan di rumah singgah karena tidak memiliki keluarga di Kota Palu.

Baca Juga: Tinggalkan NasDem ke PSI, Anugrah Pratama Ungkap Alasan Pindah Partai Politik

“Kami juga dalam penanganan evakuasi berkoordinasi dengan PLN untuk mematikan sementara aliran listrik di tower tersebut, sehingga proses evakuasi lebih aman,” jelasnya.

Penanganan korban selanjutnya masih dikoordinasikan dengan pihak terkait.***

Editor : MOH FATHAHILA
TimSAR RemajaPalu EvakuasiSAR TowerPLN Silae