Satpol PP Sulteng Koordinasi dengan Sekolah, Antisipasi Gangguan Ketertiban

Muhammad Awaludin • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 16:47 WIB
KOORDINASI: Satpol PP Sulteng melakukan koordinasi dengan pihak SMKN 2 dan MAN 2 Palu terkait upaya menjaga ketertiban dan mencegah gangguan di lingkungan sekolah. FOTO: ISTIMEWA/SATPOL PP SULTENG
KOORDINASI: Satpol PP Sulteng melakukan koordinasi dengan pihak SMKN 2 dan MAN 2 Palu terkait upaya menjaga ketertiban dan mencegah gangguan di lingkungan sekolah. FOTO: ISTIMEWA/SATPOL PP SULTENG 

 

RADAR PALU – Keamanan lingkungan sekolah dan keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian setelah beredarnya rekaman keributan yang diduga melibatkan sejumlah pelajar di Kota Palu.

Menyikapi informasi tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sulawesi Tengah melakukan koordinasi dengan pihak SMKN 2 Palu dan MAN 2 Palu, Selasa (22/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperoleh informasi langsung dari pihak sekolah sekaligus membahas langkah pencegahan agar situasi tetap kondusif.

Baca Juga: Anggaran ke Singapura Jadi Sorotan Banggar DPRD Palu, Muslimun Pertanyakan Urgensinya

Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah orang yang tampak mengenakan seragam sekolah terlibat keributan di salah satu ruas jalan Kota Palu, Kamis (17/9/2026), sekitar pukul 15.58 Wita.

Dalam video tersebut, terlihat aktivitas berkendara yang kemudian diikuti aksi saling kejar dan perkelahian di badan jalan.

Peristiwa itu menarik perhatian karena berlangsung di ruang lalu lintas yang juga digunakan masyarakat.

Meski demikian, identitas orang-orang yang terlihat dalam rekaman, latar belakang kejadian, serta pihak yang terlibat belum dapat dipastikan secara independen.

Informasi yang beredar di masyarakat mengaitkan peristiwa tersebut dengan pelajar dari MAN 2 Kota Palu dan SMKN 2 Palu. Namun, keterkaitan tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dan tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan tanggung jawab pihak tertentu.

Satpol PP Koordinasi dengan Pihak Sekolah

Kunjungan Satpol PP Sulteng dipimpin Kepala Satpol PP Irvan Aryanto, didampingi Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Dedy Wahyudi, Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Eko Mardiono, Plt. Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Hendra, serta sejumlah pejabat dan personel lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran Satpol PP menggali informasi dari pihak sekolah mengenai situasi yang berkembang dan langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga ketertiban.

Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan dalam pertemuan, terdapat informasi mengenai kemungkinan keterkaitan peristiwa tersebut dengan aktivitas kelompok suporter dalam kegiatan atau pertandingan futsal.

Baca Juga: BKPSDMD Palu Tambah Anggaran Rp2,85 Miliar, Bimtek ke Singapura Masuk Perubahan APBD 2026 

Namun, hubungan antara kegiatan tersebut dan kejadian di jalan masih memerlukan penelusuran lebih lanjut.

Informasi mengenai gangguan di lingkungan sekolah juga menjadi bagian dari pembahasan. Pihak sekolah menyampaikan adanya laporan pelemparan batu yang mengakibatkan sejumlah kaca pecah.

Meski demikian, jumlah kejadian, waktu, pelaku, serta hubungan peristiwa tersebut dengan keributan sebelumnya belum dapat dipastikan.

Baca Juga: BKPSDMD Palu Tambah Anggaran Rp2,85 Miliar, Bimtek ke Singapura Masuk Perubahan APBD 2026 

Karena itu, informasi tersebut perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Patroli untuk Mencegah Gangguan Ketertiban

Kepala Satpol PP Sulteng Irvan Aryanto mengatakan pihaknya akan mengupayakan langkah pencegahan agar persoalan yang berkembang tidak berlanjut menjadi gangguan ketertiban yang lebih luas.

“Kita akan bersama-sama mencari solusi agar persoalan ini tidak berkembang lebih jauh dan mengarah pada tindakan kriminalitas,” kata Irvan.

Satpol PP juga berencana memperkuat patroli, khususnya pada jam-jam sekolah, serta melakukan pemantauan di sejumlah titik yang menjadi lokasi berkumpulnya pelajar.

Pengawasan tersebut diarahkan untuk mendukung ketertiban dan memastikan kegiatan pembelajaran dapat berlangsung dengan baik.

“Antisipasi ke dalam juga perlu dilakukan agar peserta didik tidak berkeliaran,” ujar Irvan.

Pelaksanaan langkah tersebut akan dikoordinasikan dengan pihak sekolah dan pemangku kepentingan terkait.

Pencegahan Melalui Koordinasi

Upaya menjaga keamanan lingkungan pendidikan membutuhkan komunikasi antara sekolah, pemerintah daerah, orangtua, serta pihak terkait lainnya.

Satpol PP berharap koordinasi yang dilakukan dapat membantu mencegah munculnya gangguan ketertiban sekaligus menjaga suasana belajar tetap kondusif.

Di tengah beredarnya informasi melalui media sosial, masyarakat juga diharapkan tidak terburu-buru menyimpulkan identitas maupun kesalahan pihak tertentu sebelum terdapat keterangan yang terverifikasi.

Penelusuran lebih lanjut diperlukan untuk memperoleh gambaran utuh mengenai kejadian tersebut.

Langkah pencegahan dan koordinasi diharapkan dapat menjaga keamanan pelajar, lingkungan sekolah, serta masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.*** 

Editor : Muhammad Awaludin
Satpol PP Sulteng keributan pelajar SMKN 2 Palu MAN 2 Palu kota palu