RADAR PALU — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palu menggelar kompetisi skill antarregu pada tanggal 19-21 September 2026 dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Kota Palu.
Kompetisi tersebut diikuti 18 regu yang ada di lingkungan Damkar Kota Palu. Seluruh regu diwajibkan berpartisipasi dalam kegiatan yang menguji keterampilan, kecepatan, kekompakan, serta teknik penyelamatan petugas pemadam kebakaran.
Ketua Panitia pelaksanaan kompetisi, Agung Tri, mengatakan kompetisi tersebut terbagi dalam dua kategori, yakni Ladder Pitching dan Hose Laying.
Baca Juga: 26 Rumah Rusak, Warga Sulewana Poso Desak Kepastian Ganti Rugi
"Yang pertama Lomba Ladder Pitching, di mana Ladder Pitching ini adalah pengemasan tangga, membuat kerangka tangga dan dikembalikan ke tangga yang utuh," kata Agung saat diwawancarai, Senin (21/09/2026).
Sementara kategori kedua, Hose Laying, menguji kemampuan regu dalam melakukan penyelamatan korban pada kondisi berbeda ketinggian, seperti di lantai dua maupun lantai tiga.
Dalam simulasi tersebut, regu pemadam kebakaran dituntut menggunakan tangga serta peralatan selang air untuk melakukan proses penyelamatan.
Baca Juga: Pajak Reklame Videotron di Palu Ditargetkan Sekitar Rp6,5 Miliar
Dari sekitar 150 personel Damkar Kota Palu, sebanyak 122 orang terlibat langsung dalam pertandingan. Sementara personel lainnya bertugas sebagai pelatih, komandan regu, pendamping tim, maupun bagian dokumentasi atau VAR (Video Assistant Referee).
Kompetisi telah dimulai sejak Sabtu (19/9/2026) dengan agenda penyisihan yang diikuti seluruh 18 regu. Setelah jeda pada Minggu, pertandingan dilanjutkan dengan babak final pada Senin (21/9/2026).
Agung mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT Kota Palu. Kompetisi juga menjadi sarana untuk kembali mengasah kemampuan teknis dan menjaga kebugaran personel.
Baca Juga: Surat Teguran Walikota Palu Ikut Disita, Ini Respons Pegawai PDAM Palu Terkait Uang Rp2 Miliar
"Untuk mengasah kembali. Kita asah kembali teknik-teknik, terus tenaga-tenaga, kesehatan, fisik yang ada di pemadam kebakaran sendiri itu," ujarnya.
Setiap regu juga memiliki petugas yang bertanggung jawab merekam jalannya pertandingan. Rekaman tersebut digunakan sebagai bukti apabila terdapat regu yang mengajukan protes terhadap hasil atau jalannya perlombaan.
Ke depan, Damkar Kota Palu berencana membuat kompetisi serupa dengan skala yang lebih besar. Sejumlah instansi terkait juga direncanakan untuk dilibatkan, seperti Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Satpol PP hingga Linmas.
Baca Juga: Mahasiswa Tembus Gerbang DPRD Sulteng, Klaim Dipukul Saat Terjadi Dorong-Dorongan
"Insya Allah tahun depan itu rencananya seperti itu. Kita buat meriah. Kalau bisa kita merebut piala Bapak Wali Kota, lebih bagus lagi," harap Agung.***
Editor : MOH FATHAHILA