BRI dan RSUD Undata Perkuat Kerja Sama, Mudahkan Pembayaran Administrasi Pasien

MOH FATHAHILA • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 12:38 WIB
Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut berlangsung di RSUD Undata, Rabu (9/9/2026). FOTO: MOH FATHAHILA
Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut berlangsung di RSUD Undata, Rabu (9/9/2026). FOTO: MOH FATHAHILA

RADAR PALU – RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 16 Manado menandatangani perjanjian kerja sama sebagai upaya memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pasien dalam melakukan pembayaran administrasi di rumah sakit.

Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut berlangsung di RSUD Undata, Rabu (9/9/2026), dan dihadiri Direktur RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah dr. Jumriani, Wakil Direktur Pelayanan dr. Franklin S., serta Regional CEO BRI Region 16 Manado Elizabet Primasari Sulistyowati beserta jajarannya, yakni Area Head Palu Asep Suhendra, Pgs. Pinca Reza Putra Pradhana, dan Pincapem Sudirman Palu Benny Adris Poonis.

Direktur RSUD Undata, dr. Jumriani, mengatakan kerja sama tersebut merupakan komitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang menggunakan RSUD Undata sebagai fasilitas kesehatan.

Baca Juga: Polda Sulteng Hormati Putusan PN Palu, Proses Hukum Anggota DPD RI Rafiq Alamri Tetap Berlanjut

“Kami berharap melalui kerja sama ini dapat memberikan kenyamanan bagi pasien yang datang untuk melakukan pembayaran administrasi, baik melalui tunai maupun layanan lainnya,” kata dr. Jumriani.

Menurutnya, RSUD Undata tidak hanya melayani masyarakat dari wilayah perkotaan, tetapi juga pasien yang berasal dari pelosok desa. Kondisi tersebut membuat penyediaan pilihan pembayaran secara tunai tetap dibutuhkan, mengingat tidak seluruh masyarakat dapat menggunakan layanan digital.

Melalui kerja sama tersebut, BRI juga menyediakan layanan teller di RSUD Undata selama 7x24 jam. Fasilitas itu diharapkan dapat memudahkan pasien dalam melakukan pembayaran administrasi selama memperoleh pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Pajak Air Tanah Rp72 Ribu per Meter Kubik, PDAM Donggala Soroti Beban Piutang Rp40 Miliar

Sementara itu, Regional CEO BRI Region 16 Manado, Elizabet Primasari Sulistyowati, menyebut RSUD Undata sebagai salah satu institusi utama di Sulawesi Tengah sehingga layanan BRI terhadap rumah sakit tersebut akan mendapat perhatian dari tingkat regional.

“Kami memandang RSUD Undata ini benar-benar menjadi anchor di Provinsi Sulawesi Tengah. Karena itu, jaminan atas layanan BRI harus kami kawal sendiri di region,” ujar Elizabet.

Selain mendukung pelayanan administrasi pasien, Elizabet mengatakan BRI juga membuka peluang kerja sama dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan pegawai, termasuk medical check-up dan kebutuhan pemeriksaan kesehatan dalam proses onboarding anak perusahaan BRI.

Baca Juga: 11 Adegan Paling Krusial, Tersangka Aan Kurniawan Peragakan Aksi Pembunuhan Satu Keluarga

Ia menjelaskan kerja sama tersebut juga membuat RSUD Undata tidak hanya bermitra dengan satu kantor cabang BRI, tetapi terhubung dengan ekosistem BRI yang lebih luas secara nasional.

“Kerja sama yang kita lakukan saat ini bukan hanya bermitra dengan satu kantor cabang di Palu, tetapi sesungguhnya kita telah membawa kerja sama ini ke dalam ekosistem BRI yang lebih besar,” katanya.

Elizabet menyebut BRI secara nasional memiliki 7.380 unit kerja domestik, lebih dari 10.000 ATM, lebih dari 607.000 agen, serta lebih dari satu juta agen BRILink.

Baca Juga: YLK Sulteng Dorong Percepatan Perbaikan untuk Kurangi Pemadaman Listrik

Dengan kerja sama tersebut, kedua pihak berharap kolaborasi dapat memberikan manfaat yang lebih luas, khususnya dalam mendukung kemudahan pelayanan bagi masyarakat yang memperoleh layanan kesehatan di RSUD Undata.***

Editor : MOH FATHAHILA
Kerja Sama Pembayaran Administrasi Pelayanan Kesehatan RSUD Undata bri