RADAR PALU - Di tengah kondisi musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah indonesia, pemerintah kota palu berinisiatif menggelar sholat istisqa, Sabtu (5/9/2026)
Pelaksanaan sholat ini merupakan sebuah ikhtiar bersama antara masyarakat dan pemerintah yang nampak membanjiri lapangan vatulemo sejak pagi hari
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, mengatakan kondisi kemarau yang terjadi saat ini cukup panjang. Fenomena tersebut, kata dia, tidak hanya dirasakan masyarakat Kota Palu, tetapi juga terjadi di sejumlah wilayah lain di Indonesia.
Baca Juga: Kemenkum Perkuat Perlindungan WNI di Kuala Lumpur
"Saat ini kita menghadapi musim panas atau kemarau yang cukup panjang. Dalam dunia meteorologi disebut sebagai masa El Nino," kata Hadianto.
Menurutnya, kondisi kemarau panjang menjadi pengingat bagi manusia atas keterbatasan dan kedudukannya di hadapan Allah SWT.
"Bukan hanya di Palu, tetapi di beberapa daerah lain di Indonesia, termasuk Kalimantan dan Sumatera," ujarnya.
Baca Juga: Kemenkum Percepat Kepastian Status WNI di Malaysia
Hadianto menyebut kondisi tersebut sebagai momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Menurutnya, manusia memiliki keterbatasan dan tidak memiliki kekuatan tanpa kehendak-Nya.
"Tentunya ini adalah wujud di mana Allah menyayangi kita, mengingatkan kita untuk selalu mengingat kedudukan kita, kemampuan, dan batasan yang kita miliki. Tiada kekuatan melainkan kekuasaan Allah," tuturnya.
Ia menegaskan, Salat Istisqa menjadi bagian dari ikhtiar masyarakat untuk menghadapi kondisi tersebut dengan memperbanyak doa dan bermunajat.
Baca Juga: Kemenkum Dorong Pos Bantuan Hukum WNI di Malaysia
"Kita diperintahkan untuk bermunajat dan berdoa kepada Allah. Kita bersama-sama melakukan itu," pungkasnya. ***
Editor : Annisa Tri Yusnida