Kasus Kebakaran di Palu Melonjak pada 2026, Agustus Jadi Puncak Tertinggi

Magang • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 15:26 WIB
Damkar Kota Palu Saat Memadamkan Api di Jl. Otto Iskandar Dinata, Rabu (02/09/2026). FOTO: IST
Damkar Kota Palu Saat Memadamkan Api di Jl. Otto Iskandar Dinata, Rabu (02/09/2026). FOTO: IST

RADAR PALU- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu mencatat sebanyak 318 kasus kebakaran terjadi sepanjang tahun 2026. Dengan puncaknya terjadi pada bulan Agustus yang didominasi oleh kebakaran lahan akibat cuaca ekstrem dan kelalaian manusia. Tercatat hingga saat ini terdapat 318 per awal tahun 2026 dengan jenis kasus kebakaran yang berbeda-beda.

Kepala Bidang Penanggulangan dan Penyelamatan Damkar Palu, Danu Saputra, Rabu (02/09/2026), menyebutkan bahwa di bulan Agustus adalah bulan dengan kasus kebakaran terbanyak yang penyebabnya didominasi oleh kebakaran lahan. 

Ia menjelaskan ada sekitar 60 lahan, 13 rumah dan penyebab lainnya dari 88 kasus kebakaran. Penyebab utama dari peningkatan kebakaran tersebut adalah human error dengan korsleting listrik terlebih kota Palu sedang cuaca ekstrim musim panas.

Baca Juga: Tagging Kalla Toyota, Toyota, Promo Toyota, Bunga 0 Persen, Kredit Mobil, Toyota Hybrid, Otomotif,

"Kebakaran utama itu kebanyakan ya dari human error dengan korsleting listrik sendiri. dengan dengan adanya cuaca ekstrem juga sekarang panas ini ya jadi salah satu pemicu," ucapnya

Danu juga menghimbau bagar masyarakat kota Palu lebih berhati-hati dan menjaga lingkungan agar meminimalisir terjadinya kebakaran di sekitar kita. 

"Damkar berharap mari menghimbau masyarakat bahwa kita bersama-sama menjaga lingkungan, jangan membakar sampah sembarangan. Apalagi sekarang membakar sampah kan tidak diperbolehkan," jelasnya

Baca Juga: Tidak Terima Dinasehati, Remaja di Balaang Lakukan Percobaan Bunuh Diri

Selain itu salah satu penyebab yang perlu diwaspadai adalah perokok yang membuang puntung sembarangan karena dapat mengakibatkan kebakaran lahan. 

Baca Juga: PT LTT Tanam 150 Pohon di Sempadan Sungai Desa Towiora

"Kedua, bila ada pemotor yang lewat di jalan yang ada lahan-lahan itu tolong untuk jangan merokok dibuang sembarang puntungnya. Itu mengakibatkan juga kebakaran lahan yang terjadi," himbaunya

Ia juga menambahkan agar RT dan RW harus ikut serta menyampaikan agar lebih hati-hati dan memperhatikan keadaan rumah ketika mati lampu bergiliran. 

"Kita harapkan agar RT RW-nya menyampaikan kepada warganya untuk lebih berhati-hati. Kedua, ketika kita juga sekarang lagi musim-musim matinya lampu. Maka, diharapkan juga kepada warga agar kalau keluar atau lagi menyalakan lilin untuk dijaga, berhati-hati," tutupnya.***

Editor : MOH FATHAHILA
kebakaran Palu Damkar Kota Palu berita palu Kebakaran Lahan korsleting listrik