Meriahkan HUT ke-81 RI, Perempuan Bangsa Sulteng Gelar Aneka Lomba Penuh Kekeluargaan

Talib • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:39 WIB
Semarak HUT ke 81 RI diikuti pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Sulteng. (Ist)
Semarak HUT ke 81 RI diikuti pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Sulteng. (Ist)

RADAR PALU — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia terasa meriah di Pondok Pinang, Kelurahan Kabonena, Palu Barat. Perempuan Bangsa Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar aneka perlombaan yang diikuti para ibu dan anak-anak dalam suasana penuh kegembiraan dan kekeluargaan.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang itu diikuti pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Sulteng. Beragam lomba khas perayaan kemerdekaan digelar di ruang terbuka yang rindang, membuat suasana peringatan HUT RI semakin semarak.

Ketua DPW Perempuan Bangsa Sulteng, Badriyah, S.Sos., mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas secara sederhana namun tetap mengedepankan kebersamaan.

Baca Juga: Soroti Kontribusi PT CPM, Ketua Fraksi PKB DPRD Sulteng Minta Pemerintah Tak Jadikan CSR Tolok Ukur

“Momentum HUT ke-81 RI ini kita manfaatkan untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan mempererat kekeluargaan sesama pengurus Perempuan Bangsa. Lomba-lomba yang digelar memang sederhana, tetapi nilai kebersamaannya sangat besar,” ujar Badriyah.

Untuk anak-anak, panitia menyiapkan lomba makan kerupuk dan memasukkan paku ke dalam botol. 

Sementara peserta ibu-ibu mengikuti sejumlah perlombaan yang terbagi dalam kategori perorangan dan kelompok. Pada kategori perorangan, peserta ditantang memecahkan balon yang diikatkan di kaki.

Baca Juga: PHK Massal PT GNI Kembali Terjadi, Ketua Fraksi PKB DPRD Sulteng Desak Gubernur Bentuk Satgas Ketenagakerjaan

Sedangkan lomba kelompok diisi dengan estafet air menggunakan plastik gula, estafet sarung, hingga estafet bola pingpong menggunakan gelas plastik yang diikatkan di kepala.

Keseruan juga terlihat dalam lomba menjepit balon menggunakan perut atau pinggang sambil bergoyang.

Panitia turut menyiapkan lomba cadangan berupa melipat sarung sambil menjaga balon tetap melayang agar tidak menyentuh tanah.

Baca Juga: Fataya NU Cegah Perkawinan Anak di Jambore PKB/PLKB Sulteng 

Tawa dan sorak peserta pun pecah sepanjang perlombaan. Para pengurus tak hanya berlomba mengejar kemenangan, tetapi juga saling memberikan dukungan dan menyemangati satu sama lain.

“Suasana lomba benar-benar seru, apalagi dilaksanakan di alam terbuka yang rindang dengan pepohonan,” kata Badriyah.

Kemeriahan bahkan berlanjut setelah seluruh perlombaan selesai. Sebelum kegiatan ditutup, para ibu-ibu menyanyikan lagu-lagu dangdut yang mengundang peserta lainnya ikut bergoyang.

Baca Juga: Momentum Harlah PKB, Safri Desak Arah Pembangunan Sulteng Kembali ke Amanat Pasal 33 UUD 1945

Suasana semakin riuh ketika saweran diberikan. Peserta spontan berkerumun dan berlomba memungut uang yang dilemparkan ke udara. Pecahan uang Rp50 ribu hingga Rp100 ribu menjadi rebutan, membuat suasana penutupan berlangsung penuh tawa.

Bagi Perempuan Bangsa Sulteng, kemeriahan tersebut bukan sekadar hiburan dalam memperingati hari kemerdekaan. Kegiatan itu menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, membangun keakraban, sekaligus menjaga soliditas organisasi.

Badriyah menegaskan, Perempuan Bangsa sebagai organisasi sayap perempuan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tidak hanya dituntut aktif menjalankan program organisasi, tetapi juga perlu membangun hubungan internal yang harmonis.

Baca Juga: Lumpur Tambang Timbun Sekolah di Morowali, Ketua Fraksi PKB DPRD Sulteng Sebut PT GMU Hanya Berteori

“Kita ingin suasana internal organisasi tetap hangat, kompak dan penuh kebersamaan. Dengan kegiatan seperti ini, mudah-mudahan komunikasi antar pengurus semakin baik, dan semangat untuk menjalankan program-program Perempuan Bangsa juga semakin kuat,” ujarnya.

Semangat kemerdekaan, kata dia, tidak selalu harus diwujudkan melalui kegiatan besar. Kebersamaan, persatuan, dan kepedulian terhadap sesama juga menjadi bagian penting dari mengisi kemerdekaan.

Melalui rangkaian lomba tersebut, DPW Perempuan Bangsa Sulteng berharap tali silaturahmi antar-pengurus semakin erat. Semangat kemerdekaan, kebersamaan, dan kekompakan pun diharapkan menjadi modal untuk memperkuat organisasi dalam menjalankan berbagai agenda ke depan. ***

 

Editor : Talib
badriyah HUT ke-81 RI Perempuan Bangsa Sulteng lomba kemerdekaan palu