RADAR PALU – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu mulai menghidupkan kembali taman-taman yang selama ini masih sepi melalui kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM dan penggiat seni. Taman Mebere di Kelurahan Lasoani menjadi salah satu lokasi perdana pelaksanaan program tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Palu, Mohammad Ridwan Karim, mengatakan kegiatan di Taman Mebere merupakan malam pertama dari konsep pengaktifan kembali taman-taman yang ada di Kota Palu. Program tersebut melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Pariwisata, UMKM, DLH, Perdagin, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.
"Karena ini adalah malam perdana, jadi maksud tujuannya adalah untuk memfungsikan taman-taman yang ada di Kota Palu," kata Ridwan saat ditemui di Taman Mebere, Sabtu (8/8/2026).
Baca Juga: Warga Masama Dilaporkan Hilang Selama Dua Hari, Akhirnya Berhasil Ditemukan
Ridwan mengatakan, untuk tahap awal terdapat tiga taman yang dipilih, yakni Taman Mebere, Taman Duyu, dan Huntap Talise. Pemilihan lokasi tersebut dilakukan karena sejumlah ruang publik seperti Lapangan Lasoso dan Taman Vatulemo telah lebih ramai dikunjungi masyarakat.
Menurutnya, konsep tersebut diarahkan untuk menggairahkan kembali minat masyarakat setempat dalam memanfaatkan taman sebagai ruang aktivitas sekaligus tempat berusaha. Masyarakat di sekitar taman diharapkan dapat memasarkan kuliner tradisional dan memperoleh pendapatan dari aktivitas tersebut.
"Yang utamanya adalah menghidupkan kembali taman Mebere ini, sekaligus masyarakat setempat untuk memasarkan kuliner-kuliner tradisional yang ada di Kelurahan Lasoani ini," ujarnya.
Baca Juga: Wujudkan Kepedulian Sesama, BPKAD Touna Bersama Bank Sulteng Gelar Aksi Donor Darah
Selain UMKM, kegiatan tersebut juga diramaikan dengan hiburan musik dari sanggar seni yang mendapat bantuan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kota Palu. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung satu hari setiap malam Minggu dan direncanakan kembali digelar pada minggu berikutnya.
Ridwan menambahkan, penataan Taman Mebere masih akan dilakukan secara bertahap. Salah satu yang menjadi perhatian adalah penerangan karena kondisi lampu di area taman masih dinilai kurang.
"Nanti saya akan koordinasi dengan Kadis DLH, UMKM, pemukiman khususnya untuk penerangan lampu di sini. Maksudnya agak kurang ini," katanya.
Baca Juga: Jelang HUT RI ke-81, Polres Morowali dan Polsek Jajaran Intensifkan KRYD Malam Hari
Ke depan, Dinas Pariwisata juga akan mendorong keterlibatan lebih banyak UMKM lokal, khususnya yang menjual makanan khas Kota Palu. Pemerintah akan berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk menginformasikan dan mengajak masyarakat ikut memanfaatkan taman.
Ridwan pun mengajak masyarakat Kota Palu untuk mengunjungi taman-taman yang masih sepi. Selain menikmati kuliner khas Kaili, masyarakat dapat menyaksikan hiburan dari para penggiat seni yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut.***
Editor : MOH FATHAHILA