RADAR PALU– Sejumlah fasilitas di Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) Mebere, Kelurahan Lasoani, Kota Palu, dinilai masih perlu dilengkapi. Pengunjung menyebut taman tersebut belum memiliki toilet, sementara fasilitas untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga masih terbatas.
Hal itu disampaikan Zahra, salah seorang pengunjung saat ditemui pada Jumat (7/8/2026). Ia mengaku cukup sering mengunjungi taman tersebut, terutama pada sore hingga malam hari untuk bersantai maupun mengerjakan tugas.
Menurut Zahra, penerangan di kawasan taman sudah cukup memadai karena terdapat banyak lampu. Namun, fasilitas toilet belum tersedia.
Baca Juga: Bupati Morut Cek Jalan Lemo-Salubiro yang Rusak Parah
“WC tidak ada, Kak,” ujar Zahra.
Ia juga mengatakan kondisi taman saat ini berbeda dibandingkan ketika pertama kali berkunjung. Dahulu, menurutnya, kawasan tersebut terlihat lebih bersih dan memiliki air serta banyak ikan. Namun, kondisi air saat ini disebut sudah surut dan beberapa lampu di bagian atas taman terkadang mati.
“Dulu sih, dulu waktu awal-awal saya kemari bagus, bersih. Ini juga ada airnya, ada ikan-ikan banyak, bagus. Cuma tidak tahu kalau sekarang kenapa jadi begini, air sudah surut,” katanya.
Baca Juga: Haul ke-5 Habib Saggaf, Anwar Hafid Ajak Jaga Warisan Ilmu
Sementara itu, Lurah Lasoani, Erwin, mengatakan fasilitas yang tersedia saat ini sudah mencakup listrik. Namun, fasilitas yang menunjang aktivitas UMKM masih perlu dilengkapi, terutama tempat untuk pelaku usaha berjualan.
“Kalau fasilitas taman saat ini yang ada, termasuk ada fasilitas listrik. Di situ saya pikir tinggal ini, yang kurang itu termasuk yang fasilitas yang digunakan oleh UMKM,” kata Erwin saat diwawancarai Jumat (7/8/2026).
Menurut Erwin, fasilitas penunjang tersebut dapat berupa boks maupun tenda. Sementara untuk pengembangan UMKM dan taman, pihak kelurahan juga berharap adanya pendampingan dari dinas terkait.
Baca Juga: Golkar Morut Bidik Kursi Bupati 2030
Selain fasilitas UMKM, Erwin menyebut belum ada rencana pengembangan fisik taman dalam waktu dekat karena keterbatasan anggaran. Karena itu, pemanfaatan taman saat ini lebih diarahkan melalui kegiatan yang dapat menarik masyarakat untuk berkunjung.***
Editor : MOH FATHAHILA