Pedagang Pasar Tavanjuka Nilai Fasilitas Sudah Lengkap, Pembeli Belum Ramai

MOH FATHAHILA • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 16:02 WIB
Siti, Salah Satu Pedagang Sayur di Pasar Tavanjuka, Jl. I Gusti Ngurah Rai, Kota Palu, Minggu (2/8/2026). FOTO: MOH FATHAHILA
Siti, Salah Satu Pedagang Sayur di Pasar Tavanjuka, Jl. I Gusti Ngurah Rai, Kota Palu, Minggu (2/8/2026). FOTO: MOH FATHAHILA

RADAR PALU – Pedagang di Pasar Tavanjuka, Jl. I Gusti Ngurah Rai, Kota Palu, mengeluhkan sepinya pembeli yang datang berbelanja. Mereka menilai kondisi tersebut dipengaruhi masih banyaknya pedagang yang berjualan di pinggir jalan, sehingga aktivitas jual beli di dalam pasar terus menurun. Keluhan itu disampaikan sejumlah pedagang saat ditemui pada Minggu (2/8).

Salah seorang pedagang sayuran, Siti, mengatakan pembeli umumnya hanya ramai pada pagi hari sekitar pukul 07.00 hingga 09.00 Wita. Setelah itu, kondisi pasar kembali lengang hingga sore hari.

"Kalau pembelinya biasa masuk pagi jam 7 sampai jam 9. Kalau sudah siang begini tidak ada sama sekali orang masuk. Nanti sore lagi jam 4 baru mulai lagi orang satu-satu sampai jam 7 malam," kata Siti.

Baca Juga: TBM AXIS FK Untad Latih Siswa SMA Pertolongan Hidup Dasar dan HIV

Siti yang telah berjualan selama sekitar 15 tahun sejak pasar mulai beroperasi mengungkapkan banyak lapak di dalam pasar kini kosong karena pedagang memilih keluar akibat minimnya pembeli. Menurutnya, persoalan utama bukan terletak pada fasilitas pasar, melainkan kurangnya pengunjung yang berbelanja di dalam pasar.

"Kalau dari fasilitas semuanya sudah. Sisa pembelinya yang kurang. Karena di luar banyak penjual di pinggir jalan, itu yang bikin pasar ini tidak ramai," ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan pedagang sembako, Suci. Ia menilai kondisi pasar justru semakin sepi setelah dilakukan penataan. Meski begitu, ia mengakui fasilitas pasar saat ini sudah memadai sehingga bukan menjadi penyebab menurunnya jumlah pembeli.

Baca Juga: Tim Wasev Mabes TNI Tinjau TMMD Ke-129 di Kepulauan Umbele, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran

Menurut Suci, sebagian besar masyarakat diduga lebih memilih berbelanja di lapak-lapak yang berada di pinggir jalan. Akibatnya, masih banyak kios di dalam pasar yang kosong dan hanya ditempati pedagang lama.

"Mungkin supaya penjual-penjual yang di pinggir jalan itu dimasukkan saja ke dalam pasar," kata Suci.

Kedua pedagang berharap pemerintah dapat menertibkan pedagang yang masih berjualan di pinggir jalan agar berpindah ke dalam Pasar Tavanjuka. Mereka meyakini langkah tersebut dapat meningkatkan jumlah pembeli sekaligus menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di dalam pasar. ***

Editor : MOH FATHAHILA
Pembeli Sepi Penataan Pasar pedagang pasar Pasar Tavanjuka kota palu