Dinas UMKM Palu Bidik 600 UMKM Naik Kelas Pada 2026, Fokus Perkuat Daya Saing Usaha

Annisa Tri Yusnida • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 15:34 WIB
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kota Palu, Zulkifli (Kanan), Pejabat Fungsional Analis Kebijakan UMKM (Kiri). FOTO : Annisa Tri Yusnida
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kota Palu, Zulkifli (Kanan), Pejabat Fungsional Analis Kebijakan UMKM, Ruth (Kiri). FOTO : Annisa Tri Yusnida

 

RADAR PALU - Pemerintah Kota Palu menargetkan sebanyak 600 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu meningkatkan kapasitas usahanya sepanjang 2026. Target tersebut ditempuh melalui pendampingan usaha, pelatihan, bantuan permodalan hingga perluasan akses pemasaran agar UMKM tetap tumbuh di tengah kondisi perlambatan ekonomi.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kota Palu, Zulkifli menyebut, pengembangan UMKM menjadi salah satu strategi pemerintah dalam memperkuat perekonomian daerah sekaligus menciptakan lapangan kerja baru. Karena itu, pelaku usaha tidak hanya diberikan bantuan, tetapi juga didampingi agar mampu meningkatkan kualitas dan keberlanjutan usahanya.

"Tahun ini target kami sekitar 600 UMKM bisa naik kelas. Di tengah kondisi perekonomian yang masih lesu, kami berupaya agar mereka tetap bisa berproduksi dan berkembang," ujar Zulkifli kepada Radar Palu, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga: Ranperda Penanggulangan Kemiskinan Sulteng Bidik Warga di Wilayah Terpencil

Menurutnya, pola pendampingan dimulai bahkan sebelum bantuan diberikan. Pelaku UMKM akan memperoleh pembinaan mengenai pengelolaan usaha, peningkatan kapasitas produksi, hingga strategi pemasaran. Setelah bantuan disalurkan, proses pendampingan tetap dilakukan untuk memastikan usaha yang dijalankan terus berkembang.

"Ini kita upayakan terus, beri pelatihan, beri bantuan modal, kita fasilitas akses penjualannya. Untuk apa? Supaya dia bisa lebih naik kelas lagi" tekannya

Selain menyasar pelaku usaha yang sudah berjalan, ia juga menyiapkan sekitar 200 kuota Wirausaha Muda sebagai upaya mencetak pelaku usaha baru. Peserta program akan mengikuti pelatihan keterampilan sebelum memperoleh dukungan lanjutan berupa modal maupun peralatan usaha.

Baca Juga: 20 Hektare Lahan Produktif di Nuhon Hangus Terbakar

"600 ini semua kalangan usia, dan ada juga kuota 200 yang kami targetkan untuk para wirausaha muda" tambahnya

Zulkifli menegaskan bahwa pihaknya optimistis target tersebut dapat tercapai melalui kolaborasi antara pemerintah, pendamping usaha, inkubator bisnis, dan para pelaku UMKM.

Ia berharap penguatan kapasitas usaha secara menyeluruh mampu melahirkan lebih banyak UMKM yang naik kelas, memiliki daya saing, dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Palu.

Baca Juga: Bupati Buol Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi Pelayanan Publik Bidang Pertanahan se-Sulawesi Tengah

"Di tengah efisiensi dan ekonomi yang kurang baik saat ini, kita akan selalu berupaya mendukung pelaku UMKM, tentunya dengan koordinasi bersama para OPD terkait" tutupnya. ***

Editor : Annisa Tri Yusnida
Pendampingan Bantuan UMKM Pemkot Palu UMKM Palu Dinas UMKM