Banjir Dini Hari Rendam Rumah Warga Bantaran Sungai Pondo, Warga Minta Penanganan Permanen

Rony Sandhi • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 14:03 WIB
Seorang warga bantara sungai Pondo Kota Palu membersihkan air bercampur lumpah yang meluap akibat banjir dini hari, Rabu (29/7/2026). (Tangkapan layar video)
Seorang warga bantara sungai Pondo Kota Palu membersihkan air bercampur lumpah yang meluap akibat banjir dini hari, Rabu (29/7/2026). (Tangkapan layar video)

RADAR PALU – Warga yang bermukim di bantaran Sungai Pondo, Kota Palu, dikejutkan banjir yang terjadi pada Rabu dini hari (29/7/2026). Air sungai yang tiba-tiba meluap sekitar pukul 03.00 Wita merendam sejumlah rumah warga hingga masuk ke dalam bangunan.

Salah seorang warga, Alvin, mengatakan saat kejadian kondisi aliran sungai sebelumnya tampak kering. Namun, dalam waktu singkat debit air meningkat drastis hingga meluap ke permukiman.
"Sekitar jam 3 subuh air tiba-tiba naik. Mungkin di bagian hulu hujannya lebat, sehingga banjirnya sampai ke bagian bawah," ujar Alvin.

Ia menuturkan, sebelumnya sempat dilakukan pengerukan sedimen di aliran Sungai Pondo. Namun, material hasil pengerukan yang berada di tepi sungai kini mulai longsor dan kembali masuk ke badan sungai.

Baca Juga: Kota Palu Kembangkan Hidroganik untuk Dukung Program Urban Farming

Menurut Alvin, saat banjir terjadi, air mengalir melalui celah-celah material sisa pengerukan sehingga lebih mudah masuk ke kawasan permukiman warga.

Warga berharap pemerintah segera melakukan langkah antisipasi yang lebih menyeluruh agar banjir serupa tidak terus berulang, terutama saat terjadi hujan deras di wilayah hulu.
"Semoga pemerintah bisa mengantisipasi agar ke depannya banjir tidak lagi sampai masuk ke rumah-rumah warga," harapnya.

Peristiwa tersebut kembali menjadi perhatian warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Pondo. Mereka berharap penanganan sungai tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman.***

Editor : Rony Sandhi
Sungai Pondo Banjir Permukiman Cuaca Ekstrem kota palu banjir palu