Jelang 17 Agustus, Pedagang Bendera di Palu Mulai Bermunculan

MOH FATHAHILA • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 16:35 WIB
pedagang musiman bendera Merah Putih dan aneka atribut HUT ke-81 RI di Jalan Soekarno Hatta, Selasa (28/07). FOTO: MOH FATHAHILA
pedagang musiman bendera Merah Putih dan aneka atribut HUT ke-81 RI di Jalan Soekarno Hatta, Selasa (28/07). FOTO: MOH FATHAHILA

RADAR PALU – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, lapak-lapak penjual bendera mulai bermunculan di sejumlah ruas jalan di Kota Palu. Salah satunya berada di Jalan Soekarno-Hatta, tepat di depan Polda Sulawesi Tengah.

Umira, salah seorang pedagang bendera musiman, mengaku telah membuka lapaknya sejak empat hari terakhir. Meski baru pertama kali berjualan di lokasi tersebut, ia mengaku sudah sekitar empat tahun menjajakan atribut kemerdekaan dengan berpindah-pindah tempat setiap tahunnya.

"Baru kali ini saya jualan di depan Polda. Selama ini sudah empat tahun jualan, cuma memang pindah-pindah tempat. Di mana yang ramai dan bagus, di situ saya jualan," katanya, Selasa (28/7/2026).

Baca Juga: Pemkot Palu Izinkan Pedagang Bendera 17 Agustus Berjualan, Asal Patuhi Aturan

Di lapaknya, Umira menyediakan beragam perlengkapan bernuansa merah putih. Mulai dari bendera berbagai ukuran, umbul-umbul, background, bandir jumbo dan mini, hingga pernak-pernik untuk menyambut perayaan kemerdekaan.

Harga yang ditawarkan pun bervariasi. Bendera ukuran kecil dijual mulai Rp 15 ribu, sementara ukuran lainnya berkisar Rp 25 ribu hingga Rp 70 ribu. Adapun background untuk dekorasi dipasarkan mulai Rp 150 ribu hingga sekitar Rp 500 ribuan, tergantung ukuran dan jenisnya.

Setiap hari, Umira membuka lapaknya mulai pukul 08.00 hingga 17.00 Wita. Menurutnya, pembeli sudah mulai berdatangan sejak hari pertama berjualan, meski jumlahnya belum terlalu ramai karena peringatan 17 Agustus masih beberapa pekan lagi.

Baca Juga: Misi Menancap Juara di Bandung: Atlet Lempar Bilah & Kapak Parimo Bakal Gembleng Mental di Mako Brimob Kelapa Dua

Umira mengatakan, penjualan biasanya mulai meningkat memasuki awal Agustus hingga menjelang Hari Kemerdekaan. Pada periode tersebut, omzet penjualannya dapat menembus lebih dari Rp 1 juta per hari, meski tetap bergantung pada jumlah pembeli.

"Kalau sudah masuk tanggal 1 sampai 17 Agustus, kadang bisa sejuta lebih sehari. Tapi tetap tidak menentu, tergantung rezeki," katanya.

Ia berharap penjualan tahun ini berjalan lancar dan seluruh atribut kemerdekaan yang dijualnya dapat habis terjual hingga puncak perayaan HUT RI.

Baca Juga: Rakor Lintas Sektor Menjadi Langkah Strategis Atasi Persoalan Kesehatan

"Harapan saya semoga semua yang saya jual laris," pungkasnya.***

Editor : MOH FATHAHILA
HUT RI 2026 Pedagang Bendera 17 Agustus Pedagang Musiman kota palu