RADAR PALU – Peningkatan pelayanan pasien menjadi perhatian Anggota DPRD Kota Palu dari Fraksi Hanura, Rustia Tompo. Menurutnya, kualitas layanan rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh tenaga medis, tetapi juga seluruh unsur pendukung, termasuk petugas Instalasi Gizi yang setiap hari menyiapkan dan mendistribusikan makanan kepada pasien.
Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan pelayanan tersebut, Rustia menyerahkan bantuan seragam dan perlengkapan kerja bagi pegawai Instalasi Gizi RSUD Anutapura Palu. Bantuan itu diberikan secara pribadi kepada petugas dapur yang bertugas menyiapkan hingga mengantarkan makanan bagi pasien.
Rustia berharap dukungan tersebut dapat meningkatkan semangat kerja para petugas sekaligus mendorong kualitas pelayanan di rumah sakit milik Pemerintah Kota Palu itu.
Baca Juga: Kolaborasi PT Sawit Jaya Abadi 2, Dinas Kehutanan, dan MPA Perkuat Pencegahan Karhutla di Poso
"Saya berharap RS Anutapura menjadi salah satu rumah sakit percontohan di Sulawesi Tengah, bahkan kalau bisa secara nasional. Itu tujuan kita," kata Rustia usai menyerahkan bantuan di RSUD Anutapura, Jumat (24/7/2026).
Bantuan yang diberikan berupa perlengkapan kerja lengkap, mulai dari seragam, sepatu, sandal, celemek (apron), hingga perlengkapan pendukung lainnya.
Menurut Rustia, penampilan petugas yang rapi, sikap yang santun, dan keramahan saat melayani pasien merupakan bagian dari standar pelayanan rumah sakit yang harus terus dijaga.
Baca Juga: Edi Bantah Penjelasan Panitia Seleksi Perumda Palu, Sebut Persoalannya Bukan Permendagri
"Pelayanannya harus bagus, tata cara melayani pasien juga harus baik, berpakaian rapi, santun, karena itu menjadi simbol dari RS Anutapura. Senyum juga bagian dari pelayanan yang dibutuhkan pasien," ujarnya.
Ia menilai pelayanan makanan merupakan salah satu aspek penting dalam proses pemulihan pasien. Karena itu, pelayanan yang cepat, ramah, dan profesional harus menjadi perhatian seluruh petugas Instalasi Gizi.
"Pasien itu sudah sakit. Kalau pelayanan yang diberikan juga tidak baik, bukan tidak mungkin kondisi mereka semakin terbebani. Mereka bukan hanya memikirkan penyakitnya, tetapi juga pelayanan makanan dan pelayanan kesehatannya. Itu menjadi kunci," katanya.
Rustia juga mengingatkan agar distribusi makanan kepada pasien dilakukan tepat waktu sehingga tidak membuat pasien menunggu.
"Kalau memang sudah waktunya makanan diantar ke kamar pasien, segera antarkan. Jangan dibiarkan pasien menunggu, karena itu salah satu persoalan yang harus diperbaiki," tegasnya.
Menurut Rustia, peningkatan kualitas pelayanan harus dibangun dengan dukungan nyata, bukan sekadar tuntutan kepada para petugas.
Baca Juga: MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Ini Kewajiban Baru Operator
Karena itu, ia memilih memberikan bantuan terlebih dahulu sebelum meminta peningkatan disiplin dan kualitas pelayanan.
"Saya tidak berani menegur kalau saya belum memberikan yang terbaik. Karena itu saya berjanji menyiapkan fasilitas dan menyumbangkan seragam secara pribadi. Setelah itu baru kita bisa bersama-sama meningkatkan kualitas pelayanan," tuturnya.
Rustia berharap dukungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pegawai Instalasi Gizi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien. Ia optimistis, dengan pelayanan yang semakin baik di seluruh lini, RSUD Anutapura Palu dapat memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus berkembang menjadi rumah sakit rujukan dengan pelayanan yang berkualitas di Sulawesi Tengah.***
Editor : Muhammad Awaludin