RADAR PALU – Anugrah Perdana Honda Region Sulawesi Tengah terus memperluas program edukasi keselamatan berkendara sebagai bagian dari komitmen perusahaan membangun budaya berlalu lintas yang aman. Kali ini, program tersebut kembali digelar bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Tengah dengan melibatkan perwakilan media, mahasiswa, dan mitra KPID.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor KPID Sulawesi Tengah, Rabu (22/7/2026), menjadi kali kedua kolaborasi kedua pihak dalam mengampanyekan pentingnya safety riding. Ke depan, program serupa direncanakan diperluas dengan menyasar kalangan pelajar dan mahasiswa di berbagai sekolah maupun perguruan tinggi di Sulawesi Tengah.
Ketua KPID Sulawesi Tengah, Andi Kaimuddin, menilai kolaborasi tersebut menunjukkan kepercayaan Anugrah Perdana Honda terhadap KPID sebagai mitra dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat.
Baca Juga: DPRD Palu Ungkap Penyebab Pasar Tradisional Sepi, Pedagang di Luar Pasar Jadi Sorotan
"Ini sudah yang kedua kalinya tim Anugrah Perdana Honda Sulteng datang ke kantor KPID. Mau dibilang sosialisasi atau apa pun namanya, yang jelas ini menunjukkan mereka memberikan kepercayaan kepada KPID Sulteng sebagai mitra," ujar Andi.
Menurutnya, kerja sama tersebut juga menjadi hal yang cukup unik karena belum banyak dilakukan di daerah lain. Bahkan, kolaborasi antara KPID dan Honda di Sulawesi Tengah disebut menjadi perhatian KPID dari berbagai provinsi setelah dipublikasikan dalam forum komunikasi nasional.
"Jujur, dari 38 KPID ditambah satu KPI Pusat, hanya KPID Sulawesi Tengah yang bekerja sama dengan tim Anugrah Perdana. Saat kami membagikan kegiatan ini ke grup KPID se-Indonesia, banyak yang bertanya mengapa bisa bekerja sama dengan Honda. Kami jelaskan karena KPID juga memiliki program edukasi kepada masyarakat," katanya.
Baca Juga: Damkar Palu Ungkap Banyak Hidran Tak Bisa Dipakai, Komponen Penting Dicuri
Selain penyampaian materi keselamatan berkendara, peserta juga mengikuti sesi pengalaman (experience) dan kuis interaktif yang menjadi bagian dari pendekatan edukasi agar materi lebih mudah dipahami.
Andi mengatakan, KPID dan Anugrah Perdana Honda telah membuka peluang untuk memperluas cakupan program ke lingkungan pendidikan. Langkah itu diharapkan mampu menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia muda.
"Nanti mungkin ke depan kita akan bicara lebih panjang. Kita bisa sama-sama masuk ke sekolah-sekolah ataupun ke kampus," ujarnya.
Sementara itu, Instruktur Safety Riding Main Dealer Anugrah Perdana Honda Region Sulawesi Tengah, Yusman, mengatakan keselamatan berkendara merupakan budaya yang harus dibangun melalui kebiasaan sehari-hari.
Menurutnya, kemampuan mengendarai sepeda motor harus diimbangi dengan kedisiplinan menggunakan perlengkapan berkendara dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas agar risiko kecelakaan dapat ditekan.
"Keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengendarai sepeda motor, tetapi juga oleh kedisiplinan dalam mempersiapkan diri, menggunakan perlengkapan berkendara, serta mematuhi aturan lalu lintas. Melalui edukasi ini, kami berharap masyarakat, khususnya pelajar, semakin memahami pentingnya mengutamakan keselamatan setiap kali berkendara," kata Yusman.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan ini, Anugrah Perdana Honda Sulteng berharap edukasi safety riding tidak hanya menjadi kegiatan sosialisasi, tetapi juga membentuk kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara sebagai bagian dari budaya yang mendukung produktivitas dan aktivitas sehari-hari.***
Editor : Muhammad Awaludin