Taman Vatulemo Ditutup Sementara, DLH Palu Kebut Pembersihan Pascanobar Piala Dunia

MOH FATHAHILA • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 16:23 WIB
Suasana Taman Vatulemo ditutup sementara untuk proses pembersihan menyeluruh oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu usai menjadi lokasi nonton bareng final Piala Dunia 2026. FOTO: MOH RAFFY/RADAR PALU 
Suasana Taman Vatulemo ditutup sementara untuk proses pembersihan menyeluruh oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu usai menjadi lokasi nonton bareng final Piala Dunia 2026. FOTO: MOH RAFFY/RADAR PALU 

 

RADAR PALU – Pemerintah Kota Palu menutup sementara Taman Vatulemo setelah ribuan warga memadati kawasan tersebut saat nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026. Penutupan dilakukan agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dapat menyelesaikan pembersihan area taman sebelum kembali dibuka untuk masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu, Mohammad Arif, mengatakan proses pembersihan difokuskan pada sisa makanan, minuman, dan sampah yang tertinggal setelah kegiatan nobar.

"Antusias masyarakat pada kegiatan nobar kemarin sangat baik. Namun setelah kegiatan tersebut, kondisi Taman Vatulemo memang harus kami benahi kembali. Karena itu selama dua hari ini kami fokus melakukan pembersihan dan insyaallah Kamis pagi sudah bisa digunakan kembali," ujarnya, Senin (21/7/2026).

Baca Juga: KWT Jadi Ujung Tombak Program Kelurahan Menanam di Kota Palu

Menurut Arif, selain Taman Vatulemo, petugas juga membersihkan Taman Lasoso dan Taman Gelora Bumi Kaktus (GBK). Kedua taman tersebut telah selesai dibersihkan dan kembali dibuka untuk aktivitas masyarakat.

"Khusus Taman Vatulemo prosesnya sedikit lebih lama karena areanya cukup luas. Pembersihan kami lakukan sampai Rabu dan Kamis pagi sudah dapat dimanfaatkan kembali," katanya.

Untuk mempercepat pekerjaan, DLH mengerahkan sekitar 60 petugas kebersihan yang dibagi ke tiga lokasi. Personel yang bertugas di Taman Vatulemo juga diperkuat mengingat luas area yang harus dibersihkan.

Baca Juga: DPRD Palu Minta Pelatihan UMKM Diperbanyak, Akses Pasar Juga Harus Diperluas

Meski menjadi pusat keramaian saat nobar, DLH memastikan tidak menemukan kerusakan pada fasilitas taman.

"Alhamdulillah tidak ada kerusakan material yang kami temukan. Yang membutuhkan waktu adalah membersihkan sisa makanan dan minuman yang tumpah sehingga memerlukan kerja ekstra," jelasnya.

Arif mengajak masyarakat ikut menjaga kebersihan ruang terbuka hijau agar tetap nyaman digunakan bersama.

"Kami berharap masyarakat menggunakan Taman Vatulemo dengan baik dan menjaga fasilitas yang ada. Dengan begitu taman ini akan terus menjadi ruang publik yang nyaman bagi warga Kota Palu. Kami juga memohon maaf karena selama proses pembersihan taman belum dapat digunakan," tutupnya.***

Editor : Muhammad Awaludin
Taman Vatulemo Mohammad Arif Nobar Piala Dunia 2026 DLH Kota Palu Ruang Terbuka Hijau Palu