RADAR PALU – Antusiasme masyarakat terhadap Haha Hihi Fest 2026 ternyata melampaui ekspektasi panitia. Sepekan sebelum digelar, seluruh tiket festival komedi terbesar di Sulawesi itu telah habis terjual.
Kini, Stand Up Indo Palu tinggal mematangkan persiapan akhir. Mulai dari penataan venue, penukaran tiket hingga memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar saat festival berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026 di Sriti Convention Hall, Kota Palu.
Wakil Ketua Stand Up Indo Palu, Genta, mengatakan progres persiapan saat ini telah mencapai sekitar 80 persen.
Baca Juga: Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jampidsus, Kejagung Buka Suara
"Per hari ini persiapan sudah sekitar 80 persen. Tiket juga sudah sold out, jadi sekarang kami fokus pada penukaran tiket, persiapan venue, dan penampilan para pengisi acara," ujarnya saat ditemui di Cafe Rear, Jumat (10/7).
Tahun ini, Haha Hihi Fest hadir dengan wajah baru. Tidak hanya menyuguhkan pertunjukan stand up comedy, festival juga mengusung konsep outdoor dan indoor yang memberi ruang bagi komunitas kreatif serta pelaku usaha lokal.
Area luar venue akan dibuka sejak 15.30 Wita. Pengunjung dapat menikmati berbagai tenant kuliner, aktivitas komunitas hingga hiburan sebelum memasuki pertunjukan utama di dalam gedung.
Baca Juga: Mentan Amran Kenalkan PM-AAS di NTB, Bidik Indonesia Jadi Eksportir Beras
"Konsep outdoor ini kami buat agar teman-teman yang datang bisa menikmati tenant UMKM lokal terlebih dahulu. Setelah itu baru masuk ke pertunjukan utama," kata Genta.
Selain komika nasional, panggung luar juga akan diramaikan penampilan komika muda binaan Stand Up Indo Palu serta komunitas cosplay yang selama ini aktif di Kota Palu.
Pada panggung utama, penonton akan disuguhi penampilan sejumlah komika nasional seperti Oki DM, Diki Difi, Oki Rengga, dan Ali Akbar.
Sebelum para bintang tamu tampil, lima komika lokal Palu lebih dulu membuka pertunjukan. Kesempatan itu menjadi panggung bagi talenta daerah untuk tampil di hadapan ribuan penonton.
Tidak hanya menjadi ajang hiburan, Haha Hihi Fest juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha kecil.
Panitia menghadirkan 10 tenant UMKM yang telah melalui proses kurasi. Mereka berasal dari berbagai kategori, mulai dari kopi, minuman nonkopi, makanan berat hingga camilan.
Baca Juga: Mentan Amran Kenang Rachmat Gobel: Indonesia Kehilangan Sosok Pemersatu
Menariknya, jumlah tenant sengaja dibatasi agar setiap pelaku usaha memiliki peluang penjualan yang lebih merata selama festival berlangsung.
"Kami membatasi jumlah tenant berdasarkan kategori. Misalnya tenant kopi maksimal tiga, supaya tidak terlalu banyak persaingan dan semua punya kesempatan berjualan," jelas Genta.
Panitia juga menerapkan aturan pengunjung tidak diperbolehkan membawa makanan dari luar area festival. Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM yang berpartisipasi.
Mengingat lokasi acara diperkirakan dipadati ribuan pengunjung, Stand Up Indo Palu telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kelurahan, kecamatan, Polsek hingga Polresta Palu.
Pengamanan akan dilakukan di seluruh area festival, baik di luar maupun di dalam gedung.
Selain itu, panitia juga menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama pemerintah kelurahan untuk menangani kebersihan lokasi, termasuk proses pengangkutan sampah setelah acara selesai.
Genta berharap penyelenggaraan tahun ini menjadi yang terbaik sejak Haha Hihi Fest digelar.
"Tahun ini kami memilih venue yang lebih siap dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan, terutama tata suara. Harapannya, pengalaman penonton jauh lebih baik dan evaluasi tahun sebelumnya tidak terulang," tutupnya.
Dengan seluruh tiket yang telah terjual dan konsep festival yang lebih lengkap, Haha Hihi Fest 2026 diproyeksikan tidak hanya menjadi panggung komedi, tetapi juga ruang kolaborasi bagi komunitas kreatif dan penggerak ekonomi lokal di Kota Palu.***
Editor : Muhammad Awaludin