Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Lampu Jembatan Lalove Padam Hampir Dua Pekan, PJU Ungkap Kendala Perbaikan

MOH FATHAHILA • Selasa, 7 Juli 2026 | 15:57 WIB
Kepala Tata Usaha UPTD Penerangan Jalan Umum (PJU), Jembatan Lalove Kota Palu, saat ditemui, yang kini perbaikan terkendala jaringan listrik bawah tanah dan faktor teknis di lapangan. (MOH FATHAHILA)
Kepala Tata Usaha UPTD Penerangan Jalan Umum (PJU), Jembatan Lalove Kota Palu, saat ditemui, yang kini perbaikan terkendala jaringan listrik bawah tanah dan faktor teknis di lapangan. (MOH FATHAHILA)

RADAR PALU – Lampu penerangan di Jembatan Lalove, Kota Palu, padam hampir dua pekan. Kondisi ini dikeluhkan masyarakat karena jembatan tersebut merupakan salah satu akses utama yang ramai dilintasi kendaraan, terutama pada malam hari.

UPTD Penerangan Jalan Umum (PJU) memastikan perbaikan telah menjadi prioritas. Namun, proses penanganan belum bisa dilakukan dengan cepat karena terkendala jaringan listrik bawah tanah dan sejumlah faktor teknis lainnya.

Kepala Tata Usaha UPTD PJU, Asfiani Lataha, mengatakan padamnya seluruh lampu di Jembatan Lalove disebabkan oleh usia perangkat penerangan yang sudah cukup lama serta adanya gangguan pada jaringan listrik. 

Baca Juga: Tiang Lampu Jalan L Gadi Akhirnya Dievakuasi, Ini Alasan Penggantinya Belum Dipasang

"Memang lampu di Jembatan Lalove ini sudah hampir dua minggu mati total. Selain karena usia lampu yang sudah cukup lama, jaringan listriknya juga bermasalah sehingga harus dibenahi terlebih dahulu," ujarnya, Senin (6/7/2026).

Asfiani menjelaskan sistem kelistrikan di Jembatan Lalove berbeda dengan jaringan penerangan jalan pada umumnya. Seluruh kabel listrik dipasang di bawah tanah sehingga proses pelacakan titik kerusakan membutuhkan waktu lebih lama.

"Jaringannya berada di bawah tanah, bukan kabel yang menggantung. Itu yang membuat penanganannya sedikit lebih rumit dan membutuhkan waktu," jelasnya. 

Baca Juga: Lampu Lalu Lintas di Jalan Setia Budi Palu Mati, Arus Kendaraan Semrawut

Tak hanya itu, perbaikan juga terkendala mobil crane milik UPTD PJU yang belum dapat dioperasikan. Padahal, kendaraan tersebut diperlukan untuk menjangkau tiang lampu yang memiliki ketinggian cukup tinggi.

Menurut Asfiani, pekerjaan perbaikan juga direncanakan dilakukan pada malam hari. Langkah itu dipilih untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas di Jembatan Lalove pada siang hari.

Selain faktor lalu lintas, kondisi angin yang cukup kencang di kawasan jembatan juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan keselamatan petugas saat bekerja di ketinggian.

"Kalau dikerjakan siang hari lalu lintasnya sangat padat. Selain itu, angin di sekitar jembatan cukup kencang dan tiangnya juga tinggi, sehingga penanganannya memang berbeda dengan lokasi lain," katanya.

Meski menghadapi sejumlah kendala, UPTD PJU memastikan seluruh kebutuhan perbaikan telah disiapkan. Perbaikan akan diawali dengan pembenahan jaringan listrik, kemudian dilanjutkan pemasangan lampu baru yang saat ini telah dipesan.

"Ini sudah menjadi prioritas kami. Jaringannya akan dibenahi terlebih dahulu dan lampunya juga sudah kami pesan. Insyaallah secepatnya akan kami selesaikan," tutup Asfiani.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Jembatan Lalove #PJU Kota Palu #Lampu Jalan #Penerangan Jalan Umum #kota palu