RADAR PALU – Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menilai para alumni perguruan tinggi Australia yang kini berkiprah di berbagai sektor sebagai aset penting bagi pembangunan daerah. Pengalaman internasional dan jejaring global yang mereka miliki diyakini dapat menjadi modal berharga dalam mendorong kemajuan Kota Palu.
Hal itu disampaikan Hadianto saat menghadiri makan malam bersama alumni Australia yang digelar Konsulat Jenderal Australia di Hotel Best Western Coco Palu, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan tersebut mempertemukan para lulusan berbagai perguruan tinggi di Australia yang kini bekerja di beragam bidang, mulai dari pemerintahan, pendidikan, hingga sektor profesional lainnya.
Baca Juga: Kemenkum Sulteng Perkuat Identitas Koperasi Lewat Merek Kolektif
Menurut Hadianto, forum alumni tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan reuni semata. Lebih dari itu, kegiatan tersebut membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, alumni, dan generasi muda yang memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
"Saya baru mengetahui ternyata alumni Australia di Kota Palu cukup banyak. Ini menjadi potensi besar karena mereka memiliki pengalaman dan wawasan yang bisa memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah," ujar Hadianto.
Ia menilai pengalaman belajar di luar negeri bukan hanya menghasilkan gelar akademik. Para alumni juga membawa cara pandang yang lebih luas, kemampuan membangun jejaring internasional, serta pengalaman yang dapat dibagikan kepada masyarakat.
Baca Juga: Kemenkum Sulteng Dorong Koperasi Merah Putih Miliki Merek Kolektif
Karena itu, Hadianto berharap para alumni Australia dapat mengambil peran lebih aktif dalam membimbing generasi muda Palu, khususnya dalam memberikan informasi dan motivasi terkait peluang pendidikan di luar negeri.
"Kami berharap pengalaman yang dimiliki para alumni bisa ditularkan kepada generasi muda sehingga semakin banyak anak-anak Palu yang berani melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Konsul Jenderal Australia Todd Dias menegaskan komitmen Pemerintah Australia untuk terus memperluas akses pendidikan bagi pelajar Indonesia, termasuk dari Kota Palu.
Todd mengatakan berbagai program beasiswa masih terbuka bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia yang ingin menempuh pendidikan di Australia. Ia berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan oleh putra-putri terbaik Kota Palu.
"Harapan kami, semakin banyak generasi muda Palu yang melanjutkan studi ke Australia melalui berbagai program pendidikan dan beasiswa yang tersedia," ujarnya.
Todd juga menyampaikan kegembiraannya karena kegiatan temu alumni Australia kembali dapat digelar setelah sempat terhenti selama dua tahun. Bahkan, Palu menjadi daerah pertama di Indonesia yang kembali mengadakan kegiatan alumni Australia pada tahun ini.
Pada kesempatan tersebut, Hadianto turut menyampaikan apresiasi kepada Todd Dias yang akan mengakhiri masa tugasnya sebagai Konsul Jenderal Australia pada Agustus mendatang.
Menurut Hadianto, selama bertugas di Indonesia, Todd menunjukkan perhatian yang besar terhadap Kota Palu. Hubungan yang terjalin antara Pemerintah Australia dan Pemerintah Kota Palu dinilai berjalan baik dan produktif.
"Walaupun pertemuan kami tidak terlalu sering, Pak Todd selalu menunjukkan perhatian dan komitmen yang kuat terhadap Kota Palu. Semoga hubungan baik yang telah terbangun dapat terus berlanjut di masa mendatang," tutup Hadianto. ***
Editor : Muhammad Awaludin