Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu dan Sekitarnya, 21 Kali Gempa Susulan Tercatat hingga Siang Hari

Talib • Selasa, 16 Juni 2026 | 13:56 WIB
Jalan retak akibat gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah. Warga diminta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan menghindari area terdampak.
Jalan retak akibat gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah. Warga diminta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan menghindari area terdampak.

RADAR PALU– Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) pukul 10.27.44 WIB atau 11.27.44 WITA.

 

 Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di daratan pada koordinat 1,04 Lintang Selatan dan 120,23 Bujur Timur, sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, dengan kedalaman 10 kilometer.

 

Meski berkekuatan cukup besar, BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Baca Juga: Ibu Gembala dan Anak Sekolah Minggu Jadi Korban Gempa M 6,7 di Kamarora

 Guncangan dirasakan kuat di sejumlah wilayah, meliputi Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Poso, hingga Kabupaten Tojo Una-Una (Ampana).

 

Akibat guncangan yang terjadi, warga di berbagai daerah terdampak dilaporkan panik dan berhamburan keluar rumah maupun bangunan untuk menyelamatkan diri. 

 

Hingga Selasa pukul 13.30 WITA, belum terdapat laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Baca Juga: Antisipasi Gempa Susulan, Wagub Sulteng Minta Rumah Sakit Siapkan Layanan Darurat di Ruang Terbuka

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan kondisi di lapangan pascagempa.

 

“Berdasarkan hasil koordinasi sementara dengan BPBD Kota Palu, tidak terdapat kerusakan material yang signifikan dan kondisi masyarakat dalam keadaan aman,” ujarnya dalam laporan perkembangan yang diterima pada Selasa siang.

 

Meski demikian, sejumlah laporan kerusakan bangunan masih dalam proses pendataan oleh instansi terkait. 

Baca Juga: Usai Gempa M 6,7, BMKG Minta Warga Tetap Tenang dan Waspada Susulan

Salah satu laporan yang menjadi perhatian adalah robohnya sebagian plafon di Auditorium Universitas Tadulako (Untad) dan plafon kantor Bupati Sigi.

 

 Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu bergerak menuju lokasi pada pukul 13.00 WITA untuk melakukan asesmen.

 

Sebelumnya, pada pukul 12.39 WITA, Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu telah berkoordinasi dengan BPBD Kota Palu terkait dampak gempa yang terjadi. 

Baca Juga: Usai Gempa M 6,7, BMKG Minta Warga Tetap Tenang dan Waspada Susulan

Hasil koordinasi sementara menunjukkan situasi relatif terkendali.

 

BMKG juga mencatat aktivitas gempa susulan yang cukup intens. Hingga pukul 13.30 WITA, telah terjadi sebanyak 21 kali gempa susulan setelah gempa utama mengguncang wilayah Sulawesi Tengah.

 

Saat ini, Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu bersama BPBD, TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya terus melakukan pemantauan perkembangan situasi. 

Baca Juga: Gempa M 6,7 di Palu, Akses Jembatan III Ditutup Sementara akibat Tiang Miring dan Retak

Seluruh personel dan peralatan SAR disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kondisi darurat maupun dampak lanjutan akibat aktivitas gempa.

 

Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti arahan resmi dari BMKG, BPBD, maupun pemerintah daerah setempat terkait perkembangan situasi pascagempa. ***

Editor : Talib
#GempaPalu #BMKG #Gempa Sulteng #sulawesi tengah #gempa susulan